Eks Menkes Sebut Baru 20 Persen Masyarakat Indonesia Sadar Kesehatan
Padahal, sadar kesehatan sangat penting untuk melindungi diri dari penyakit menular. Misalnya, mencegah terpapar virus SARS-CoV-2 atau Covid-19.
Eks Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, mengatakan tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan masih rendah. Berdasarkan temuannya, baru 20 persen masyarakat Indonesia sadar kesehatan.
"Ini yang sedih sekali ternyata masyarakat kita yang sadar kesehatan itu kami sudah pernah menghitung tidak lebih dari 20 persen," katanya dalam diskusi virtual, Kamis (24/9).
Padahal, sadar kesehatan sangat penting untuk melindungi diri dari penyakit menular. Misalnya, mencegah terpapar virus SARS-CoV-2 atau Covid-19.
Menurut Nila, rendahnya tingkat kesadaran terhadap kesehatan membuat penyebaran wabah di Indonesia semakin meluas.
"Mereka tentunya tidak menyadari perilaku mereka merusak lingkungan dan merusak kesehatan kita semua," ujarnya.
Mantan Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata (Perdami) berharap Covid-19 dapat meningkatkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Terutama, mulai mengubah perilaku hidup bersih seperti mencuci tangan dengan sabun di air mengalir.
"Selama ini barangkali tidak pernah diimplementasikan, bagaimana harus selalu cuci tangan dengan sabun di air mengalir," kata dia.
(mdk/eko)