Eko Tewas Dibacok Usai Terlibat Cekcok di Kafe Bekasi
Polisi yang mendapatkan laporan segera ke lokasi untuk menyelidiki. Hasilnya, tak kurang dari 24 jam, kedua pelaku dapat ditangkap, dan dijebloskan ke penjara.
Dua pengunjung kafe Pulonyamuk, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, dibekuk polisi usai terlibat perkelahian dengan pengunjung lain. Dalam perkelahian itu, seorang pengunjung Eko Mulyana (30) tewas dibacok.
Kapolsek Cikarang Barat, Kompol Hendrik Situmorang mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (30/3) dini hari. Kejadian itu bermula ketika korban bersama seorang kawannya masuk ke kafe tiga jam sebelum kejadian.
"Awal mula kejadian korban dan temannya minum minuman beralkohol," kata Hendrik ketika dikonfirmasi, Senin (1/4).
Selama tiga jam di dalam, kata dia, korban kemudian terlibat cekcok mulut dengan dua orang pengunjung lain. Adu mulut itu, kata dia, sampai di luar kafe sampai akhirnya seorang pelaku, Piyan mengeluarkan sebilah celurit, dan Ose mengeluarkan golok.
"Kemudian para pelaku membacok korban hingga mengalami luka-luka," katanya.
Melihat korban berdarah-darah, ucap Hendrik, pelaku melarikan diri. Sedangkan, korban dilarikan ke RSUD Cibitung untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tak dapat ditolong.
Polisi yang mendapatkan laporan segera ke lokasi untuk menyelidiki. Hasilnya, tak kurang dari 24 jam, kedua pelaku dapat ditangkap, dan dijebloskan ke penjara.
Baca juga:
Ketua Gereja Palembang Maafkan Pembunuh Calon Pendeta
Ini Kronologi Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati Berawal Dari Pandangan Pertama
Dua Pembunuh Calon Pendeta Terancam Hukuman Mati
Kesal Dibilang Berwajah Jelek, Motif Pelaku Bunuh Calon Pendeta Melindawati
Hasil Penyidikan Polisi, Sebelum Dibunuh Calon Pendeta Melindawati Tidak Diperkosa
Sebelum Eksekusi, 2 Pelaku Intai Calon Pendeta Selama Seminggu
Coba Kabur Saat Cari Barang Bukti, 2 Pembunuh Calon Pendeta Melindawati Ditembak