LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

EHS enam kali sodomi teman di dalam masjid

EHS enam kali sodomi teman di dalam masjid. Tersangka mengatakan hanya ingin mencoba fantasi. Dia mengaku, fantasinya itu muncul secara alami.baru. Usai salat zuhur di masjid, dia melihat korban dan merayunya. Setelah itu, korban diajak naik ke lantai dua masjid, di sisi bagian belakang.

2017-03-09 03:03:00
Sodomi
Advertisement

EHS (18), warga Pulosari, Surabaya harus berurusan dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dia nekat menyodomi BWP (16), temannya sendiri. Perbuatan bejat itu dilakukan di dalam masjid tak jauh dari rumah korban, Jalan Pulosari, Surabaya, Jawa Timur.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga menuturkan, EHS tidak hanya sekali melakukan perbuatan itu. Pengakuan EHS, dia sudah enam kali menyodomi BWP di lokasi sama yaitu Masjid Al Qohar, Jalan Pulosari.

"Tersangka melakukan pencabulan atas diri temannya ini sudah enam kali. Dari pengakuannya, tersangka ini ingin mencoba melakukannya dengan sesama jenis," jelas Shinto di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (8/3).

Advertisement

Tersangka mengaku masih normal. Dia pernah berpacaran lima kali dengan gadis berbeda. "Cuma ingin coba saja dengan dengan teman (sesama jenis saja)," katanya di hadapan penyidik.

Tersangka mengatakan hanya ingin mencoba fantasi baru. "Saya kenal (dengan korban) sudah satu tahun. Tahun kemarin (2016) nyoba (sodomi) di masjid, di lantai dua. Sudah enam kali (menyodomi korban)," akunya lagi.

Tersangka juga mengaku, fantasinya itu muncul secara alami. Dia mengaku tidak pernah melihat film porno yang memicu libidonya tersebut. Bahkan tak ada yang mengajarinya.

Advertisement

EHS menceritakan kejadian awal yang membuatnya nekat melakukan perbuatan itu. Usai salat zuhur di masjid, dia melihat korban dan merayunya. Setelah itu, korban diajak naik ke lantai dua masjid, di sisi bagian belakang.

"Kemudian saya suruh lepas sarungnya dan celananya. Terus dia (korban) saya suruh merunduk. Setelah itu kami memakai lagi sarung kami masing-masing," ungkap tersangka.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.