Dugaan Penyimpangan Anggaran Kemenpora, Dahnil Anzar Penuhi Panggilan Polisi
Dahnil menjelaskan, kegiatan ini bukan hanya melibatkan Pemuda Muhammadiyah saja, tapi organisasi Islam lainnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak memenuhi panggilan penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jumat (23/11). Dahnil diperiksa terkait dugaan penyimpangan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang dilaksanakan oleh Kemenpora RI tahun anggaran 2017.
Pantauan merdeka.com, Dahnil datang sekitar pukul 10.15 WIB dengan menggunakan pakaian berwarna putih, kopiah hitam dan celana krem. Kedatangannya langsung dijaga anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM).
"Diperiksa terkait dengan kegiatan yang diinisiasi oleh Kemenpora," kata Dahnil sebelum memasuki Gedung Ditkrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (23/11).
Dia menjelaskan, kegiatan ini bukan hanya melibatkan Pemuda Muhammadiyah saja, tapi organisasi Islam lainnya.
"Kegiatan itu diinisiasi Kemenpora dengan melibatkan GP Ansor dan Pemuda Muhammadiyah," sebutnya.
Dahnil mengaku tak mengetahui banyak terkait dugaan penyimpangan anggaran. "Cuma itu, saya enggk tahu lebihnya apa," ujarnya.
Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya tengah menyelidiki kasus dugaan penyimpangan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang dilaksanakan oleh Kemenpora RI tahun anggaran 2017. Dalam kasus ini, polisi memanggil Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Selain Dahnil, polisi juga akan periksa ketua panitia acara kemah pemuda, Ahmad Fanani. Fanani ini diketahui telah mangkir dalam pemanggilan.
Baca juga:
Usut Penyimpangan Anggaran Kegiatan di Kemenpora, Polisi Panggil Dahnil Anzar
Kecewa Pernyataan KPK, Menag Siap Diperiksa Jika Kartu Nikah Terindikasi Korupsi
Jadi Saksi Kasus Korupsi, Ketua DPRD Enrekang Lebih Banyak Mengaku Lupa
Dugaan Korupsi Bandara Bobong, Mantan Ketua DPRD Sula Jalani Sidang Dakwaan
Pejabat Kedubes RI Diduga Terlibat Kasus Suap di Singapura Akhirnya Dipulangkan