Dubes RI di Myanmar temui Wiranto bahas ISIS
Mencegah ISIS menyusup, Dubes RI Myanmar melakukan koordinasi dengan Menkopolhukam dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Koordinasi ingin dilakukan lantaran Indonesia memiliki pengalaman untuk mencegah penyusupan terjadi.
Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Myanmar Iza Fadri. Pertemuan ini guna membahas antisipasi pengungsi Rohingnya di Rakhine State, Myanmar yang rawan disusupi ISIS.
"Pengungsi Rakhine State itu kerawanan kemungkinan disusupi oleh terorisme oleh ISIS di Suriah. Karena mereka melakukan suatu aksi yang disebut dengan divergent menyebarkan basis-basis ke seluruh dunia," katanya Wiranto saat ditemui di KPU RI, Jl MH Thamrin m, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).
"Tadinya juga di Indonesia, di poso tapi gagal sudah hancurkan, di Marawi Filipina gagal, sangat besar kemungkinan mereka mengarahkan ke Rakhine state Myanmar," tambahnya.
Mencegah ISIS menyusup, Dubes RI Myanmar melakukan koordinasi dengan Menkopolhukam dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. Koordinasi ingin dilakukan lantaran Indonesia memiliki pengalaman untuk mencegah penyusupan terjadi.
"Kemarin kan ada ledakan tuh di Rakhine State karena aksi teror. Nah Indonesia punya pengalaman, kiat kiat tertentu untuk mengatasi terorisme itu. Ini akan kita sampaikan pengalaman ini kepada pihak Myanmar dan sudah setuju," jelas politisi Hanura ini.
Rencananya beberapa pejabat dari Myanmar bakal datang ke tanah air guna membahas hal tersebut. "Dan kita juga sudah memberikan keleluasaan dari Myanmar untuk mengirimkan beberapa personel untuk ikut universitas pertahanan yang ada di kita. Jadi intinya itu," pungkas Wiranto.