Dua saksi beda pendapat soal sketsa wajah penyerang Novel
Polisi beralasan, belum ditemukan pelaku karena sketsa wajah masih harus disempurnakan. Dari pemeriksaan, dua saksi memiliki pendapat berbeda soal sketsa wajah terduga pelaku.
Kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menemukan titik terang. Polisi sempat merilis sketsa wajah terduga penyerang Novel. Namun hingga kini belum ada yang ditangkap.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menuturkan, sampai saat ini upaya pengungkapan pelaku masih sebatas penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Termasuk saksi ahli. "Pemeriksaan saksi ahli masih kita lakukan," ujarnya, Selasa (3/10).
Polisi beralasan, belum ditemukan pelaku karena sketsa wajah masih harus disempurnakan. "Masih dalam penyelidikan terus ya. Belum selesai kita perlu keakuratannya. Sampai sekarang belum selesai," jelas Argo.
Dari pemeriksaan, dua saksi memiliki pendapat berbeda soal sketsa wajah terduga pelaku. "Jadi ada dua saksi yang mempunyai pendapat yang berbeda. Wajahnya berbeda makanya tetap kita sinkronisasi untuk sketsa," tegasnya.
Baca juga:
Kasus penyiraman Novel lima bulan mandek, Jokowi diminta tegur Kapolri
Usai operasi, mata kanan Novel mulai membaik
Polisi tunggu Novel Baswedan baikan untuk lanjutkan pemeriksaan
Menanti Jokowi turun gunung percepat penuntasan kasus Novel
Polri sebut kasus Novel tinggal soal keberuntungan & waktu, TGPF belum diperlukan