LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dua pendekar pencak silat tewas dikeroyok suporter sepak bola

Namun, saat di Jalan Balongsari, keduanya berpapasan dengan para suporter bola yang baru saja menyaksikan pertandingan Liga 2 di Gelora Bung Tomo Surabaya, yakni antara Persebaya Surabaya melawan Semeru FC, terjadi salah komunikasi.

2017-10-01 14:03:00
Pengeroyokan
Advertisement

Dua pendekar dari perguruan pencak silat setia hati (PSHT) Terate, tewas di Jalan Raya Balongsari, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Jawa Timur. Mereka adalah Eko (25), dan Aris (20), yang sama-sama dari Bojonegoro, Jawa Timur.

Dari informasi didapat, tewasnya dua pendekar itu terjadi Minggu (1/10) dinihari, sekitar 01.30 WIB. Saat itu keduanya yang mengendarai sepeda motor Honda CB S 4353 DT, dari arah Gresik masuk ke Surabaya.

Namun, saat di Jalan Balongsari, keduanya berpapasan dengan para suporter bola yang baru saja menyaksikan pertandingan Liga 2 di Gelora Bung Tomo Surabaya, yakni antara Persebaya Surabaya melawan Persigo Semeru FC, terjadi salah komunikasi.

Sehingga, terjadi perkelahian antara dua pendekar dari PSHT dengan suporter bola yang menggunakan atribut Bonek. Perkelahian itu tidak seimbang, karena lebih banyak suporter daripada dua pendekar tersebut.

Karena dua pendekar itu terpisah dengan rombongannya. Tidak berimbang perkelahian itu, Eko dan Aris terluka parah, karena dihajar oleh suporter.

Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Muji Rahayu oleh warga dan suporter lainnya, tapi tidak terselematkan nyawanya.

Insiden tersebut dibenarkan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Iqbal, bahwa ada dua orang tewas dari salah satu perguruan pencak silat. "Kejadian itu secara spontanitas, karena berpapasan. Melihat ada dua orang menggunakan pakaian dengan label dari perguruan pencak silat, akhirnya terjadi perkelahian," terang dia.

Dari situ pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasusnya. Supaya tidak melebar, dan terjadi konflik antara PSHT Terate dengan koordinator suporter.

"Ini nanti akan dilakukan mediasi. Tapi, kasus tetap ditangani. Karena sudah mengarah ke arah tindak pidana kriminalitas, yang menghilangkan nyawa orang."

Baca juga:
Nyawa suporter melayang gara-gara fanatisme berlebihan
2 Suporter PSS Sleman jadi tersangka kasus pembunuhan warga Magelang
Tembok stadion sepakbola di Senegal roboh, 8 suporter tewas
Berulah lagi, sanksi tambahan menunggu suporter Persib
Tawuran suporter sepakbola pecah di Tangerang, 1 ABG tewas

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.