LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dua pelajar tersesat saat mendaki Gunung Slamet

Informasi terakhir, kedua pendaki tersebut sudah diketahui posisinya. Mereka dilaporkan dalam keadaan selamat

2012-05-01 17:06:52
anak sekolah
Advertisement

Dua pendaki yang merupakan pelajar SMAN 9 Yogjakarta tersesat saat mendaki Gunung Slamet. Keduanya mendaki dari jalur Baturraden yang selama ini dikenal sulit dibandingkan jalur lainnya.

"Keduanya diketahui bernama Pandu Setiawan dan Koko, dilaporkan tersesat di Gunung Slamet," kata Anggota Badan Search and Rescue Daerah Banyumas, Rudi Setiawan, Selasa (1/5).

Rudi mengatakan, saat ini Tim SAR sedang mencoba melakukan evakuasi dua pendaki nekat tersebut. Dari informasi terakhir, kata dia, kedua pendaki tersebut sudah diketahui posisinya. Mereka dilaporkan dalam keadaan selamat.

Dia menambahkan, belum bisa memastikan apakah evakuasi akan langsung dilakukan atau menunggu hingga esok hari. Pasalnya, saat sore hari, kabut gunung biasanya turun dan mengganggu pandangan mata.

Dihubungi terpisah, Koordinator Pos Pendakian Gunung Slamet-Bambangan, Sugeng mengatakan, kedua pendaki yang merupakan pelajar SMA Negeri Yogyakarta tersebut mendaki Gunung Slamet melalui jalur Baturraden, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (29/4) pagi.

"Pada Senin malam, mereka mengabarkan ke keluarganya bahwa mereka tersesat," kata Sugeng.

Setelah itu, Tim SAR mendapatkan informasi kembali bahwa posisi keduanya berada di batas vegetasi gunung itu atau yang disebut dengan plawangan. Setelah mengetahui posisi kedua remaja tersebut, kata dia, tim SAR yang berada di Pos Pendakian Gunung Slamet-Bambangan segera berangkat mendaki ke puncak.

Gunung Slamet dengan ketinggian 3.428 meter di atas permukaan laut itu dikenal mempunyai beberapa titik pendakian. Titik pemberangkatan Baturraden merupakan jalur paling sulit. Selain medannya yang masih berupa hutan rimba yang masih perawan, pendaki juga harus menguasai navigasi darat.

Berbeda dengan jalur pendakian Bambangan yang selama ini banyak digunakan oleh pendaki. Jalur ini cukup mudah dilalui meskipun tracknya cukup curam.(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.