Dua Jenazah di Sungai Mahakam Diduga Korban Ledakan Kapal di Samarinda
Manajemen perusahaan PT Barokah Perkasa Grup mengklaim, semua pekerja di atas kapal selamat usai insiden. Meski beredar kabar 3 pekerja hilang, perusahaan juga mengklaim tidak ada anggota keluarga melapor kehilangan anggota keluarganya.
Polresta Samarinda menyatakan, dua jenazah yang ditemukan siang dan sore hari, Jumat (12/2) kemarin, adalah dua pekerja meninggal diduga akibat ledakan di atas kapal, di kawasan Pulau Atas. Sebelumnya, perusahaan mengklaim, semua pekerja selamat dari insiden ledakan itu.
Dua jenazah kondisi sebagian sudah tidak utuh itu berada di kamar jenazah RSUD AW Sjachranie Samarinda. Tim INAFIS berhasil mengidentifikasi kedua jenazah.
"Diduga kedua jenazah itu adalah Suwardi dan Gunawi. Satu lagi yang masih dicari," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Yuliansyah, dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (13/2) pagi.
Yuliansyah menerangkan, Suwardi dan Gunawi, adalah pekerja di atas kapal hingga terjadinya ledakan. "Iya mas (pekerja di atas kapal sebelum terjadinya ledakan). Dua jenazah itu masih di rumah sakit," ujar Yuliansyah.
Sementara, Kanit INAFIS Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Yitno Hadi menambahkan, pada jenazah Suwardi misalnya, dari luka pada jenazah, diduga imbas kejadian ledakan.
"Kalau dilihat dari luka-lukanya (Suwardi), kondisi tubuhnya, kelihatannya dari situ (ledakan di kapal). Satunya lagi, Gunawi," kata Yitno.
Diketahui, pasca 4 kali ledakan yang terdengar radius hingga lebih 3 kilometer, M Rizal (20) sore harinya, mendatangi perusahaan mencari bapaknya, Gunawi, yang bekerja sebagai tukang las. Sebab, hingga pukul 17.00 WITA sore, tidak ada kabar dari Gunawi.
Manajemen perusahaan PT Barokah Perkasa Grup mengklaim, semua pekerja di atas kapal selamat usai insiden. Meski beredar kabar 3 pekerja hilang, perusahaan juga mengklaim tidak ada anggota keluarga melapor kehilangan anggota keluarganya.
"Secara umum, semua kru selamat. Belum ada yang melapor kehilangan anggota keluarga, seperti diberitakan media (tiga pekerja hilang)," kata Corporate Management PT Barokah Perkasa Grup, Khairuddin, dalam konferensi pers di Samarinda, Jumat (13/2) sore.
Baca juga:
Diduga Korban Ledakan Kapal di Samarinda, Dua Jasad Ditemukan di Sungai Mahakam
Pembunuhan Wanita Dalam Lemari Hotel, Pelaku & Korban Buka Layanan Prostitusi Online
Mahasiswi Unsri Ditemukan Tewas di Kamar Indekos
Siswi SMP yang Hilang di Pelalawan Ditemukan Tak Bernyawa
Pembunuh Wanita Dalam Lemari Hotel Semarang Ditangkap, Motif Kesal Korban Pencemburu