LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dua Aspek Ini Jadi Penilaian Daerah Boleh Menerapkan Normal Baru Saat Wabah Corona

Juru bicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut dua aspek utama menjadi penilaian penerapan kehidupan normal baru. Aspek tersebut adalah epidemiologi dan penggunaan tempat tidur ICU.

2020-05-31 18:15:00
The New Normal
Advertisement

Juru bicara penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut dua aspek utama menjadi penilaian penerapan kehidupan normal baru. Aspek tersebut adalah epidemiologi dan penggunaan tempat tidur ICU.

Pada aspek pertama, epidemiologi, Yuri menuturkan daerah yang berhasil menurunkan jumlah kasus minimal 50 persen selama tiga minggu berturut-turut, bisa dipertimbangkan menerapkan kehidupan normal baru.

"Positif ratenya rata-rata menurun dari 5 persen dari kasus yang kita periksa, di samping juga dari aspek menurunnya (persentase) kematian," ucap Yuri, Minggu (31/5).

Advertisement

Aspek kedua, penggunaan tempat tidur bagi pasien yang mendapat perawatan di ICU akibat infeksi virus Corona. Aspek ini menjadi bahan penilaian sebagai deskripsi tingkat fatalitas infeksi virus kepada pasien.

Yuri menambahkan, kendati dua aspek terpenuhi oleh satu daerah, penerapan kehidupan normal baru tidak dilakukan otomatis. Perlu ada sosialisasi dari pihak terkait, tokoh-tokoh masyarakat, simulasi, dan pemahaman masyarakat atas kehidupan normal baru.

"Sebagai contoh disepakati (sosialisasi kehidupan normal baru) di pasar, maka harus ada simulasi pasar yang memenuhi persyaratan protokol-protokol. Oleh karena itu semua sama-sama bergerak, tergantung epidemiologi daerah tersebut," kata Yuri.

Advertisement

Sementara itu, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia per tanggal 31 Mei 2020 mencapai 26.473 orang atau bertambah sebanyak 700 kasus.

Peningkatan kasus positif berasal dari 11.472 spesimen yang diuji secara real time dan tes cepat molekuler.

Sementara itu untuk jumlah kesembuhan dari data yang tercatat pada hari ini sebanyak 7.308 orang atau meningkat 239 orang dibanding data sebelumnya.

Untuk kasus kasus meninggal bertambah 40 orang sehingga total menjadi 1.613 rang. Kasus ODP ada 49.936 dan sebagian besar sudah selesai dilakukan pemantauan. Kemudian kasus PDP ada 12.913 orang.

Yuri menuturkan bahwa sebanyak 239 orang yang sembuh dari infeksi virus Corona berusia 29-45 tahun.

"Kita lihat bahwa penyakit ini bisa disembuhkan. Kita lihat bahwa 293 orang yang sembuh adalah kelompok usia 29-45 tahun artinya pada kelompok ini kita bisa berharap optimis," kata Yuri.

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.