Drama ala polisi untuk puaskan Syahrini
Syahrini disuruh turun dari mobil B 227 EO miliknya. Polisi itu bersikeras menilang Syahrini.
Jika Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Djoko Susilo sedang menghadapi masalah hukum dalam dugaan korupsi pengadaan simulator mengemudi, lain lagi yang dilakukan sejumlah polisi lalu lintas di Bundaran HI, Jakarta. Mereka menghentikan mobil Mercedes hitam milik artis Syahrini yang sedang melintas di Bundaran HI.
Syahrini disuruh turun dari mobil B 227 EO miliknya. Polisi itu bersikeras menilang Syahrini, bahkan mereka mengaku ingin menderek mobil Syahrini. Tentu saja penyanyi yang dikenal dengan jambulnya ini panik. Syahrini tampak panik menghadapi para polisi itu. Dia pun menurut saja saat dibawa ke Pos Polisi Bundaran HI.
Di sana ternyata kerabat dan teman-teman Syahrini sudah menyiapkan pesta kejutan. Mereka langsung bertepuk tangan gembira saat Syahrini memasuki Pos Polisi tersebut. Demikian tayangan di beberapa acara infotainment pagi ini, Rabu (1/8).
Syahrini yang panik pun akhirnya tertawa-tawa. "Ihh, polisinya galak. Saya mau ditilang. Saya disuruh ke Pospol, mobil saya katanya mau diderek," ujar Syahrini manja. Para polisi yang berada di belakangnya tampak tertawa-tawa.
Mereka pun memotret artis yang berulang tahun ke-30 itu dengan ponsel milik mereka. Para polisi mengaku hanya sok galak untuk menakut-nakuti Syahrini. Mereka melakukan itu atas permintaan pihak keluarga Syahrini.
"Ada permintaan dari keluarga, agar polisi menyetop pelanggar. Lalu ada permintaan dari keluarga agar Syahrini tegang, kalau bisa nangis. Dia sudah pucat juga. Kita sebagai petugas di jalanan mengucapkan selamat ultah, syukur mendapatkan jodoh," ujar para polisi itu di depan kamera infotainment.(mdk/ian)