DPR Nilai Sekolah Belum Perlu Diliburkan Terkait Virus Corona
Politikus Gerindra ini berpandangan, alih-alih libur, alangkah baiknya jika sekolah tetap berjalan. Sambil menjalan sejumlah proses pencegahan Covid-19.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad turut menanggapi kebijakan sekolah Internasional di Jakarta Selatan yang meliburkan siswanya. Alasan sekolah memutuskan libur, diketahui sebagai langkah antisipasi Covid-19.
Dasco menilai, kebijakan sekolah meliburkan siswa belum perlu dilakukan. Mengingat upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah sudah berjalan.
"Menurut saya hal yang dilakukan oleh sekolah, mungkin belum perlu. Karena kita lihat bahwa penanganan di pusat maupun di provinsi masing-masing sudah mulai berjalan dengan sistem pencegahan," kata dia, ditemui, di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (5/3).
Politikus Gerindra ini berpandangan, alih-alih libur, alangkah baiknya jika sekolah tetap berjalan. Sambil menjalan sejumlah proses pencegahan Covid-19.
"Alangkah baiknya kalau di masing-masing sekolah, institusi, termasuk juga di DPR RI dilakukan protap sistem pencegahan yang kemudian bisa efektif," ujar dia.
Sebab, tentu tidak ada jaminan pasti bahwa para siswa sekolah tersebut akan terhindar dari kemungkinan dijangkiti virus. Meskipun mereka sudah diliburkan.
"Karena katakanlah sekolah diliburkan, tapi nanti anak-anak sekolah itu kemudian pergi kemana-mana kan juga bisa terkena," tandasnya.
Baca juga:
Cegah Corona, Sekolah AIS Jakarta Libur Sampai Akhir Semester
DPR Nilai Sekolah Libur Karena Khawatir Corona Tak Perlu Lapor Dinas
Sri Mulyani Terus Awasi Penyaluran Dana BOS Agar Tepat Sasaran
Merdeka Belajar, Inovasi Mengejar Ketertinggalan Kualitas Pendidikan
Komisi X DPR: Budaya Menjadi Haluan Pembangunan Nasional
Mendikbud: Pendidikan Tak Mungkin Berkualitas Tanpa Budaya dan Seni yang Kuat