DPR Minta Komjen Sigit Realisasikan Layanan Darurat Polri dalam 100 Hari Kerja
"Saya apresiasi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang ingin melayani masyarakat dengan cepat seperti memesan makanan cepat saji,"
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengucapkan selamat dan sukses atas terpilihnya Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri setelah melewati uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR RI.
"Semoga Komjen Pol Pak Listyo Sigit Prabowo dapat amanah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya serta membawa Polri semakin maju dan profesional," kata Azis Syamsuddin (21/1).
Lebih lanjut, Azis Syamsuddin mengharapkan Polri dapat lebih memaksimalkan koordinasi dan komunikasi antar lembaga guna memudahkan dalam menyelesaikan berbagai macam pekerjaan rumah dan permasalahan.
"Masih banyaknya Kementerian/Lembaga yang memiliki ego sektoral menjadi hambatan dalam mewujudkan nawacita Presiden Jokowi, tentunya Komunikasi dan koordinasi merupakan hal yang utama" tegasnya.
Wakil Ketua Umum Golkar itu juga berharap Polri dapat lebih bersahabat dengan masyarakat dan selalu hadir di tengah masyarakat tanpa melihat pangkat dan jabatan serta keterbatasan.
"Saya apresiasi Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang ingin melayani masyarakat dengan cepat seperti memesan makanan cepat saji. Tentunya hal ini harus dapat direalisasikan dalam program 100 hari kinerjanya sebagai prestasi ke depannya, usai dirinya menjabat sebagai Kapolri," tutupnya.
Sebelumnya, Komjen Listyo memastikan adanya perbaikan dalam hal layanan darurat atau hotline kepolisian.
"Akan kita lakukan penataan kembali layanan darurat atau hotline kepolisian dengan nomor tunggal secara nasional dalam rangka respons cepat aduan masyarakat," tutur Listyo di Komisi III, Rabu (20/1).
Listyo menyebut, Polri harus dapat bergerak cepat dalam melayani masyarakat. Sebab kepolisian merupakan aparat penegak hukum yang berperan sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Jadi diharapkan ke depan masyarakat dapat dengan cepat mendapatkan layanan Polri secepat memesan pizza. Sistem ini akan kita koneksikan dengan mobil patroli yang ada dan panic button," jelas dia.
Reporter: Delvira Hutabarat
(mdk/ray)