DPR: Kunjungan Menlu AS sarat kepentingan politik
"Kalau negara Indonesia masuk tentu kepentingan Amerika di Asia Tenggara tidak terganggu," ujar Mahfudz.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton bertandang ke Indonesia dalam rangka memperkuat kepentingan politik negaranya. Indonesia di mata AS memiliki posisi strategis untuk mendukung politik dan kebijakan negara Paman Sam itu.
"Amerika ingin memperkuat kehadirannya di kawasan Asia. Amerika jelas ingin memperkuat kemitraan politik di Asia Tenggara, Asia Timur dan Asia Pasifik," ujar Ketua Komisi I yang membidangi luar negeri Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/9).
Untuk melancarkan kepentingan politik, kata Mahfudz, Amerika akan menggalang dukungan dari berbagai negara. "Kalau negara Indonesia masuk tentu kepentingan Amerika di Asia Tenggara tidak terganggu," jelas politisi PKS itu.
Diketahui, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton datang ke kantor Sekretariat ASEAN di Jakarta, Selasa (4/9) sebagai bagian dari agenda kunjungan kerjanya ke Indonesia.
Hillary berada di Jakarta selama dua hari, Senin (3/9) dan Selasa, untuk melakukan kunjungan kerja terkait perkembangan kemitraan strategis RI dan AS. Kunjungan Hillary ke Indonesia ini merupakan yang ketiga kalinya, setelah pertama kali dia datang pada 2009.(mdk/hhw)