LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

DPO Tersisa 3 Orang, Polisi Imbau Anggota MIT Segera Menyerahkan Diri

Ahmad Gazali tewas dalam penangkapan tersebut. Sehingga DPO MIT Poso hanya tinggal tiga orang.

2022-01-05 10:11:38
Terorisme
Advertisement

Satgas Operasi Madago Raya menangkap DPO teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah bernama Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang. Penangkapan dilakukan pada Selasa (4/1) kemarin pukul 10.30 Wita di Desa Golago, Parigi Selatan, Sulteng.

Ahmad Gazali tewas dalam penangkapan tersebut. Sehingga DPO MIT Poso hanya tinggal tiga orang. Oleh karena itu, petugas masih melakukan pengejaran terhadap tiga terduga teroris lainnya yang masih belum tertangkap.

"Kita akan lakukan pengejaran terhadap tiga DPO lagi. Kita akan lakukan pengejaran dan penangkapan," kata Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi kepada wartawan, Rabu (5/1).

Advertisement

Baca juga:
Polri: Penangkapan Terduga Teroris Tak Terkait Hari-hari Tertentu
2 Terduga Teroris Ditangkap di Kalsel, Polisi Harap Situasi Akhir Tahun Bisa Kondusif
Terduga Teroris di Kalsel Kerap Lakukan Kajian Online hingga Rencana Latihan Militer

Meski 3 DPO itu bakal diburu, dia mengimbau anggota MIT tersisa segera menyerahkan diri kepada petugas. Apalagi pimpinan mereka, Ali Kalora sudah tewas beberapa waktu lalu.

"Tetap kita mengimbau, saya mengimbau selaku penanggungjawab Madago Raya ini, kalau bisa menyerahkan diri kenapa tidak. Kalau tidak menyerahkan diri, kami akan kejar terus," tegasnya.

Advertisement

Satu DPO Tewas

Sebelumnya, Satgas Operasi Madago Raya menangkap seorang DPO atas nama Ahmad Panjang alias Basir. Pria yang berasal dari Poso ini ditangkap karena diduga merupakan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Ya betul, pelaku atas nama AP asal Poso," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (4/1).

Dalam penangkapan itu, Ahmad Panjang meninggal dunia usai ditembak petugas. Namun, terkait dengan barang bukti yang diamankan itu dirinya meminta untuk bersabar.

"Ya betul (meninggal). Nanti nunggu dari Kapolda dulu, termasuk barang bukti yang berhasil diamankan," ujarnya.

(mdk/ray)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.