LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Donatur ISIS Indonesia kerap jenguk napi teroris di Nusakambangan

Dinas Pemasyarakatan setempat sudah mengawasi secara ketat hilir mudik para pengunjung LP Nusakambangan.

2015-03-19 17:16:31
Ekstremis ISIS
Advertisement

Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (Garis) Cianjur, Chep Hernawan, dikabarkan kerap menjenguk narapidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan Pulau Nusakambangan, Cilacap Jawa Tengah. Gerak-gerik pria paruh baya semakin disorot karena diduga sebagai donatur para pemberangkatan simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke medan perang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah, A Mirza Zulkarnain mengatakan, pihaknya telah berupaya menyeleksi dan membatasi secara ketat kunjungan terhadap terpidana kasus teroris. "Kami membatasi ketat pengunjung (narapidana) kasus terorisme," kata Mirza, Kamis (19/3).

Menurut Mirza, pembatasan dilakukan untuk menghindari adanya kondisi yang tidak diinginkan karena paham terorisme rentan untuk berkembang. "Kami terus berkoordinasi dengan BNPT dan juga seluruh LP di Pulau Nusakambangan untuk mencegah paham terorisme berkembang," ujar Mirza.

Advertisement

Sementara itu, juru bicara Ustadz Abu Bakar Ba'asyir, Hasyim Abdullah mengatakan, Chep Hernawan kerap mengunjungi Ba'asyir kini berada di LP Pasir Putih Pulau Nusakambangan. "Iya (Chep Hernawan) memang kerap mengunjungi Ustadz Abu. Namun setahu saya tidak pernah membicarakan soal ISIS. Terutama kalau bertemu dengan Ustadz Abu," kata Hasyim.

Sementara itu, saat ditemui beberapa waktu lalu usai mengunjungi beberapa terpidana di Pulau Nusakambangan, Chep menegaskan hingga saat ini dia masih menjadi Presiden ISIS untuk wilayah Indonesia. Selain itu, dia mengemukakan selama ini pemerintah selalu membesarkan isu ISIS.

"Isu (ISIS) yang (ada saat ini) memang kebablasan, kata bahasa anak muda sekarang itu lebay. Sekali lagi, kita pesankan kepada ulama-ulama yang mengatakan ISIS teroris, hanya justifikasi. Pun seharusnya mereka tabbayun kepada kami, kepada saya bagaimana ISIS sebenarnya," kata Chep.

Advertisement

Hingga kini, lanjut Chep, dia masih memperjuangkan hak Suriah dan Irak. "Kami sendiri masih memperjuangkan bagaimana mereka di sana mengimplementasikan bentuk solidaritas terhadap umat Islam yang dibantai di Irak maupun di Suriah dilakukan oleh Amerika dan para sekutu-sekutunya," ujar Chep.

Baca juga:
Jelang eksekusi, perairan & jalan ke Nusakambangan dijaga ketat
Keluarga Bali Nine hanya empat jam jenguk di LP Besi Nusakambangan
2 Bali Nine tak kunjung dieksekusi, Jokowi serahkan ke Jaksa Agung
Kekasih rajin jenguk Andrew Chan jelang eksekusi duo Bali Nine
Kisah algojo terpidana mati di Nusakambangan

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.