Dokumen hilang, WN Mesir jadi gelandangan di Kuta
Selama ini Ashraff tinggal di halte bus Sarbagita depan Mall Bali Galeria.
Pihak Keimigrasian Ngurah Rai, Bali mengamankan WN Mesir bernama Ashraff Mohamed Abdou Elborey yang kedapatan menggelandang di Kuta, Bali.
Menariknya, penahanan ini setelah sebelumnya diserahkan Satpol PP Kabupaten Badung. Warga Mesir ini diamankan Satpol PP saat tinggal dan menetap di halte bus Sarbagita di depan Mall Bali Galeria.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Ngurah Rai Kementerian Hukum dan HAM, Yosep H. A Renung Widodo menjelaskan, Ashraff diserahkan kepada pihaknya pada 12 Agustus lalu.
"Dia memiliki ITAS. Kami sedang dalami bagaimana dia bisa memegang ITAS, siapa sponsornya," kata Yosep di kantornya Jalan Baypas Ngurah Rai, Kuta Bali, Kamis (8/10).
Kata Yosep bahwa hasil pemeriksaan, Ashraff mengaku kehilangan semua dokumen terkait bukti kewarganegaraannya. Tak diketahui persis bagaimana Ashraff bisa kehilangan seluruh dokumen identitasnya.
"Dia tidak memiliki dokumen paspor atau izin tinggal resmi di Indonesia. Yang bersangkutan tercatat di Imigrasi Ngurah Rai sebagai pemegang izin tinggal ITAS yang masa berlakunya habis pada 4 November 2014," papar dia.
Yosep mengaku telah menghubungi Kedubes Mesir di Jakarta melalui surat yang dikirimkannya. Komunikasi via surat itu utamanya berkaitan dengan dokumen perjalanan (paspor) dan tiket pemulangan Ashraff. Namun, hingga kini belum ada jawaban dari Kedubes Mesir terkait nasib Ashraff.
"Kami sedang menghubungi kedutaan, tapi belum memberikan informasi yang kami perlukan. Ini aneh sekali, kedutaan tidak memperhatikan warga negaranya," sesalnya.(mdk/cob)