LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dokter tentukan kepulangan Novel Baswedan hari ini

Keadaan Novel berangsur membaik pascaoperasi.

2018-04-03 13:21:03
Novel Baswedan disiram air keras
Advertisement

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan hari ini melakukan pemeriksaan lanjutan pascamenjalani operasi tahap kedua di Singapura pada Kamis (22/3) lalu. Hasil pemeriksaan lanjutan ini akan menjadi pertimbangan dokter apakah akan mengizinkan Novel kembali ke Indonesia.

"Hasil pemeriksaan hari ini akan dipertimbangkan dokter lebih lanjut untuk mengizinkan atau tidak Novel pulang ke Indonesia," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saar dikonfirmasi, Selasa (3/4/2018).

Menurut Febri, keadaan Novel berangsur membaik setelah operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP) tahap kedua. Dia mengatakan mata kiri Novel yang mengalami kerusakan parah akibat siraman air keras itu sudah bisa melihat.

Advertisement

Kendati begitu, mantan Kasatgas e-KTP itu baru bisa melihat benda yang berada di depannya dengan latar belakang warna putih dan jari tangannya dari jarak satu meter.

"Penglihatan mata kiri mulai membaik, namun lambat," ucapnya.

Berdasarkan pemeriksaan dokter pada pekan lalu, lanjut Febri penglihatan mata kiri Novel yang masih lambat itu dikarenakan masih banyaknya darah di belakang lensa mata pasca-operasi beberapa waktu lalu.

Advertisement

"Darah keras yang terdeteksi pada saat operasi tidak berada di retina, sehingga diharapkan tidak menjadi masalah," jelas Febri.

Novel Baswedan mengalami kerusakan mata setelah disiram air keras oleh orang tidak dikenal pada 11 April 2017 lalu, di kawasan rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Polri hingga kini menyatakan masih bekerja untuk mengungkap teror terhadap Novel Baswedan, sehingga belum perlu dibentuknya Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF). Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu diserang menggunakan air keras pada 11 April 2017.

"Sepanjang kita masih menganggap bahwa penyidik masih bekerja, saya pikir TGPF itu kan ujungnya juga penegakan hukum. Jadi ya kalau ada informasi sampaikan saja ke penyidik," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 2 Maret 2018.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Penglihatan mata kiri Novel Baswedan membaik usai operasi tahap dua
Operasi mata kiri Novel Baswedan berjalan lancar
Wakapolri pastikan tak ada sandiwara dalam penanganan kasus Novel
Siang ini, Novel Baswedan jalani operasi mata kiri
Kondisi kedua mata membaik, Novel Baswedan diperkirakan jalani operasi tahap 2 Jumat
Polda Metro Jaya tak masalah Komnas HAM buat tim pemantau kasus Novel Baswedan
Pesan Novel Baswedan sebelum terbang ke Singapura

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.