Dokter Kandungan Ungkap Belum Ada Bukti Bayi dalam Kandungan Terpapar Covid-19
Kathleen tak menampik ada laporan bayi yang terpapar Covid-19 dalam kandungan.
Penularan Covid-19 di lingkungan masyarakat semakin meningkat. Bahkan, data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menunjukkan 5,4 persen ibu hamil terpapar Covid-19.
Informasi beredar bahwa ibu hamil bisa menularkan Covid-19 kepada bayinya yang berada dalam kandungan. Namun, hal tersebut dibantah Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Kathleen Juanita Gunawan.
Kathleen menegaskan, belum ada bukti yang menunjukkan bayi dalam kandungan bisa terpapar Covid-19.
"Jadi memang sampai saat ini belum terbukti ada terjadi penularan selama proses kehamilan maupun persalinan," kata Kathleen saat mengisi Talk Show Perlindungan Ibu, Anak, dan Balita dari Covid-19 di gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (14/10).
Kathleen tak menampik ada laporan bayi yang terpapar Covid-19 dalam kandungan. Namun, hingga saat ini, penelitian belum bisa membuktikan bahwa hal itu benar terjadi.
"Sampai saat ini masih terus diteliti dan belum bisa dikatakan bahwa pasti bayi itu bisa terkena sejak dalam kandungan," ujar dia.
Sementara itu, Spesialis Anak RSUD Jati Padang, Charles, menambahkan memang belum ada bukti ditemukannya Covid-19 pada plasenta bayi.
"Jadi saat ini juga belum menunjukkan bahwa ditemukannya virus Covid pada plasenta. Jadi trans ditularkan melalui kehamilan itu belum ada cukup bukti," kata dia.
(mdk/gil)