Doa Waisak: Harmonis di tengah keragaman
Wakapolres Jakarta Utara AKBP Adi Vivit mengatakan, pihaknya all out dalam pengamanan hari raya Waisak. Sebab ancaman kamtibnas bisa terjadi di mana saja. Pihaknya pun belajar dari peristiwa bom di tiga gereja Surabaya.
Perayaan hari Waisak 2562 di Wihara Mahavira Graha Pusat, Ancol, Jakarta Utara, berjalan penuh khidmat. Ratusan umat Buddha hadir bergantian memasuki ruang peribadatan. Perayaan Waisak kali ini mengusung tema 'Waisak membawa kebahagiaan Harmonis dalam Bermasyarakat'.
Hendrik, warga Penjaringan yang datang bersama keluarganya mengaku dalam ibadah kali ini berdoa khusus untuk keharmonisan hidup berbangsa dan bermasyarakat.
"Sama keluarga, ya tadi ada doa khusus lah. Pas lihat masuk kan temanya ada keharmonisan ya saya berharap semoga bangsa kita tetap bersama Harmonis lah jangan ada keributan karena beda atau tidak sepaham," katanya, Selasa (29/5).
Dalam ajaran-Nya, menurut Hendrik, Buddha juga selalu menyampaikan pesan-pesan perdamaian. Dia menambahkan, keragaman sendiri justru menjadi kelebihan bangsa Indonesia.
"Ya damai-damai aja. Saya sih enggak ngerti ada Pilkada atau apa yang penting hidup damai tidak ada musuhan. Kita banyak macamnya (suku bangsa) kan malah bagus," imbuh dia.
Sementara itu, Wakapolres Jakarta Utara AKBP Adi Vivit mengatakan, pihaknya all out dalam pengamanan hari raya Waisak. Sebab ancaman kamtibnas bisa terjadi di mana saja. Pihaknya pun belajar dari peristiwa bom di tiga gereja Surabaya.
"Polres Metro Jakarta Utara ini all-out dalam pengamanan hari raya Waisak. Kita tidak ingin adanya ancaman yang terjadi seperti yang beberapa waktu lalu. Ini bentuk antisipasi dan kesiapan kita tentunya ancaman teroris ini bisa terjadi di mana pun dan kapan pun," jelas Adi.
Adi melanjutkan, ada 19 Wihara yang menggelar perayaan Waisak di Jakarta Utara. Dan setiap Wihara dipimpin oleh perwira di jajaran Polres maupun Polsek. Personel Intel pun disebar.
" Masing-masing Wihara ada perwira pengendali. Pola terbuka dan tertutup. Jadi 300 personel dikerahkan," tutupnya.
Reporter: Moch Harunsyah
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sambut Waisak, umat Buddha di Bali bebaskan 1500 burung
Antisipasi gangguan keamanan, 300 polisi jaga Wihara di Jakarta Utara
Perayaan Waisak di wihara ini angkat tema Kebinekaan
841 Napi dapat remisi khusus Waisak, Kemenkum HAM hemat Rp 377 juta
Lucunya anak-anak Korsel belajar menjadi biksu