DKP3 Balikpapan Pastikan "Bison" Sapi Kurban Presiden 100 Persen Sehat
Sapi kurban pilihan Presiden Prabowo Subianto, 100 persen sehat.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) menyatakan bahwa Bison, sapi kurban pilihan Presiden Prabowo Subianto, 100 persen sehat, sehingga memenuhi syarat disembelih dalam Idul Adha 1447 Hijriah.
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), memastikan sapi kurban pilihan Presiden Prabowo Subianto yang diberi nama Bison dalam kondisi 100 persen sehat dan layak untuk disembelih pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Hasil pemeriksaan tersebut menunjukkan hewan kurban itu telah memenuhi seluruh persyaratan kesehatan hewan yang ditetapkan.
"Kami jamin sapi berusia empat tahun dari bantuan Presiden Prabowo untuk warga Balikpapan ini 100 persen sehat, bebas dari segala jenis penyakit menular, dan memenuhi syarat mutlak untuk kurban," ujar Kepala DKP3 Kota Balikpapan Sri Wahyuningsih di Balikpapan, seperti dikutip dari Antara, Senin (25/5).
Lolos Uji Klinis
Menurutnya, sapi jenis simental charolais seberat 1,05 ton bernama Bison ini lolos uji klinis dan kesehatan hewan secara ketat, dengan pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan.
Dari hasil pemeriksaan juga diterbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden tersebut sehat dan bebas dari segala jenis penyakit menular.
Wahyuningsih mengapresiasi keberhasilan peternak lokal di RT 13, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, yang berhasil memproduksi sapi dengan standar kualitas nasional, hal ini menjadi bukti bahwa kualitas peternakan di Kota Balikpapan mengalami peningkatan besar.
Merawat Bison
Sementara itu, Anita, pemilik MWC Farm yang merawat Bison menjelaskan bahwa sapi tersebut awalnya didaftarkan untuk seleksi kurban kepresidenan sekitar satu setengah bulan lalu. Saat itu bobot awal 973 kilogram.
Selama proses kurasi intensif oleh kementerian terkait dan Sekretariat Negara secara daring, bobot sapi bertanduk sempurna tersebut melonjak drastis hingga mencapai 1.050 kilogram saat timbang akhir digital.
"Rahasia pertumbuhan yang cepat tersebut terletak pada kedisiplinan perawatan harian yang ketat dalam satu tahun terakhir, meliputi mandi dua kali sehari, pemberian pakan jomboran dua kali sehari, rumput tiga kali sehari, serta pemberian vaksin dan vitamin berkala," ujar Anita.
Ia mengatakan salah satu syarat wajib dari Sekretariat Negara adalah kondisi fisik sapi harus bertanduk utuh, kokoh dan sempurna tanpa cacat sedikit pun, selain aspek bobot dan kesehatan prima.
Sapi tersebut segera ditempatkan di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC). Disembelih pada momentum Hari Raya Idul Adha, kemudian seluruh dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar.