LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Djarot tak tutup Illigals, BNN sebut DKI inkonsisten basmi narkoba

Djarot tak tutup Illigals, BNN sebut DKI inkonsisten basmi narkoba. Padahal, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Pemprov DKI dengan BNN untuk memutus rantai peredaran narkoba di Jakarta.

2017-05-24 17:13:46
Budi Waseso Kepala BNN
Advertisement

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengatakan Pemprov DKI tidak konsisten dalam mencegah peredaran narkoba. Padahal, sebelumnya sudah ada kesepakatan antara Pemprov DKI dengan BNN untuk memutus rantai peredaran narkoba di Jakarta.

Hal itu menyusul langkah Djarot yang tak menutup diskotek Illigals meski ditemukan peredaran narkoba.

"(Pemprov DKI) Tidak konsisten dalam rangka menyikapi apa yang sudah menjadi keputusan saat itu. Kan mereka semua hadir, seluruh pengusaha hiburan malam hadir dan putus kesepakatan, disetujui semua," ungkap Budi Waseso usai menghadiri konferensi pers pemutaran film kartun serial Sopo Jarwo episode 'Buwas dan Band Slank' di Gedung MD PLACE, 11th Floor, Jl. Setiabudi Selatan No. 7, Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (24/5).

Budi Waseso menegaskan harusnya Pemprov DKI menindak tegas pihak yang mendukung pengedar narkoba seperti tempat hiburan malam. Misalnya terlebih dahulu memberikan imbauan kemudian menutup tempat hiburan malam tersebut jika masih terjadi transaksi jual beli narkoba.

"Harusnya begitu kita temukan (transaksi jual beli narkoba) langsung (ditutup) apalagi setiap hiburan malam tidak menjalankan apa yang sudah menjadi komitmen," ujarnya.

Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Umum (Bareskrim) Polri ini menambahkan, sikap inkonsisten Pemprov DKI bisa berdampak buruk. Masyarakat, kata dia, bisa saja berspekulasi bahwa Pemprov DKI memberikan kesempatan peredaran narkoba di Ibu Kota.

"Sudah kita bangun komitmen itu, nah kalau tidak (dilaksanakan) kan nanti dipikir kita memberikan kesempatan," ucapnya.

Kendati Pemprov DKI inkonsisten, Budi Waseso tetap optimis memutus rantai peredaran narkoba. BNN, lanjut dia, terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk mengatakan tidak pada narkoba.

"Kita akan bekerja terus untuk melakukan pendidikan hukum," sambungnya.

Baca juga:
Diskotek dan griya pijat di Jakarta wajib tutup selama Ramadan
Djarot bakal undang pengusaha hiburan sebelum bulan Ramadhan
Pemprov DKI larang tempat dugem sampai panti pijat buka saat Ramadan
Budi Waseso kecewa Pemprov DKI tak tutup diskotek Illigals
Djarot beri kesempatan Illigal buka meski BNN temukan narkoba

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.