Djarot nyanyi Kolam Susu dan Can't Help Falling in Love irama reggae
Djarot nyanyi kolam susu & Can't Help Falling in Love irama reggae. Djarot Saiful Hidayat melakukan pertemuan dengan Komunitas Reggae Indonesia. Sambil bergoyang, Djarot bernyanyi ditemani sejumlah pemuda berambut gimbal.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat melakukan pertemuan dengan Komunitas Reggae Indonesia. Pertemuan dilakukan di Pisa Kafe, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (16/4) sore.
Djarot mengaku tak asing dengan musik yang dikembangkan di Jamaica tersebut. Saat masih duduk di bangku kuliah, telinga Djarot sudah diperkenalkan dengan lagu yang berirama mirip reggae, Suzanna yang dipopulerkan oleh kelompok The Art Company. Namun, lagu tersebut, kata Djarot diplesetkan olehnya dan teman-temannya kala itu.
"Saya kuliah itu lagi ngetop lagu reggae. Suzanna, tapi diplesetin sama temen-temen. 'Suzanna pergi ke pasar sambil bawa uang," kata Djarot yang disambut tawa.
Usai menceritakan pengalamannya itu, Djarot didaulat naik ke atas panggung oleh sejumlah pemuda berambut gimbal. Djarot diajak bernyanyi dan dia memilih membawakan lagu Kolam Susu yang dipopulerkan oleh Koes Plus dengan irama reggae.
Saat berada di panggung, Koordinator Komunitas Reggae Indonesia, Conrad mengatakan ke Djarot, semua lagu bisa diaransemen berirama reggae. Conrad yang juga vokalis band berduet dengan Politikus PDI Perjuangan itu menyanyikan lagu Kolam Susu yang diaransemen menjadi musik reggae.
Sontak saja, seisi ruangan bergembira dan berjoget mendengarkan Djarot bersenandung. Usai bernyanyi lagu Kolam Susu, Djarot ketagihan dan meminta menyanyikan satu lagu lagi. Kali ini dari luar negeri. Dia memilih menyanyikan lagu favoritnya yang berjudul Can't Help Falling in Love yang dipopulerkan oleh Elvis Presley.
"Kalau lagi ini dulu dipake buat ngerayu cewek waktu dulu masih mahasiswa. Lagu Elvis Presley, Frank Sinatra. Lagu-lagu romantis bisa nggak diraggein?" tanya Djarot.
"Bisa Pak. Bapak pidato saja bisa direggaein," timpal Conrad yang disambut tepuk tangan seisi ruangan.
Mantan Wali Kota Blitar itu kembali bernyanyi dan sekitar sepuluh orang terlihat berjoged ala reggae. Salah seorang pentolan band, juga memberitahu Djarot bahwa reggae memiliki goyangan khusus. Mendengar hal itu, Djarot langsung bergoyang ala reggae yang identik bergoyang dengan menggoyangkan kedua tangan.
Setelah bernyanyi, Djarot mengatakan Jakarta merupakan kota yang penuh dengan budaya, tak terkecuali musik reggae yang dapat menghibur masyarakat. Mantan Walikota Blitar ini mengapresiasi keberadaan Komunitas Reggae Indonesia yang membawa pesan kedamaian melalui musik yang diangkat oleh Bob Marley tersebut.
Baca juga:
Kunjungi tempat pemotongan ayam, Djarot janji relokasi warga sekitar
Kubu Ahok soal pembagian sembako: Ini seperti maling teriak maling
Djarot soal tamasya Al Maidah: Di TPS tak ada pemandangan pantai
Surya Paloh: Besok hari penentuan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi
Usai nyoblos, Djarot akan merapat ke rumah Megawati