Djarot mengidolakan sosok Bima dalam lakon wayang
Djarot mengidolakan sosok Bima dalam lakon wayang. "Tokoh panutan itu Bima atau Werkudara. Dia itu ngomongnya kasar tapi hatinya baik," katanya di lokasi, Minggu (9/4) dini hari. Pentas wayang itu diadakan dalam rangka Harlah ke 44 PDIP
PDI Perjuangan menggelar pertunjukan wayang kulit pada Sabtu (8/4) malam. Pentas wayang itu diadakan dalam rangka Harlah ke 44 PDIP yang digelar di lapangan parkir kantor DPP, Lenteng Agung, Jakarta.
Dalam acara tersebut tampak hadir Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, kemudian turut hadir Sukmawati Soekarnoputri juga politisi PDIP Aria Bima. Hadir pula calon Wakil Gubernur DKI nomor urut dua yang juga politikus PDIP, Djarot Saiful Hidayat.
Djarot mengatakan, kecintaannya kepada wayang sejak lama. Dalam lakon pewayangan, Djarot sangat mengidolakan tokoh Bima atau Werkudara karena sosok tersebut dikenal baik meski tutur katanya kasar.
"Tokoh panutan itu Bima atau Werkudara. Dia itu ngomongnya kasar tapi hatinya baik," katanya di lokasi, Minggu (9/4) dini hari.
Wali Kota Blitar ini sangat senang dengan digelarnya pementasan wayang kulit. Pementasan wayang kulit salah satu upaya melestarikan budaya Indonesia.
"Ini kan harlah PDIP. Selain itu ini untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia," tutupnya.
Baca juga:
Anies-Sandiaga dianggap bisa diuntungkan adanya isu SARA
Tak hadir acara relawan, Djarot dikabarkan dipanggil Megawati
Buruh dari Komite Aparat Sipil Negara beri dukungan buat Ahok-Djarot
Ini persiapan Ahok-Djarot jelang debat putaran kedua
Ini persiapan Ahok-Djarot jelang debat putaran kedua
Jimly: Negara tak bubar hanya karena pilihan kita enggak menang
Aksi Ahok wefie dengan pemain film Labuan Hati
Djarot nilai keputusan DKPP untuk koreksi kinerja KPU DKI