LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Djarot: Anak Muda Jangan Gampang Menyerah Kalau Mau Sukses

Djarot Saiful Hidayat menyarankan anak muda harus berani dan tekun, khususnya jika ingin meraih kesuksesan di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

2018-11-17 23:21:45
PDIP
Advertisement

Ketua DPP Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat menyarankan anak muda harus berani dan tekun, khususnya jika ingin meraih kesuksesan di Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Adapun hal ini disampaikan saat mengunjungi salah satu sentra batik ternama di Cirebon, di sela-sela Safari Kebangsaan yang diadakan DPP PDI Perjuangan.

"Anak muda itu modalnya harus berani, tekun. Tidak gampang menyerah dan tahan uji, jika mau sukses," kata Djarot, di Cirebon, Sabtu (17/11/2018).

Advertisement

Djarot sempat berjumpa dengan salah satu pemilik sentra batik ternama di Cirebon, Ibnu, yang memulai usahanya dari umur 17 tahun. Menurut Calon Legislatif PDIP Dapil Sumut 3 ini, sosok Ibnu merupakan contoh anak muda yang berani.

"Ini anak muda yang berani. Bayangkan sekarang memiliki 1.300 pekerja. Bagaimana bisa membuka lapangan pekerjaan di sini," ungkap Mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Sementara itu, menurut Ibnu, dia memulai usaha, pasca menikah di usia 17 tahun. Dengan modal Rp 15 juta yang diperoleh dari menikah, dirinya berani membuka sebuah usaha.

Advertisement

"Usaha ini dari umur 17 tahun. Lulus SMA langsung menikah dapat amplop Rp 15 juta. Saya sama istri bingung kerja apa, karena waktu itu UMR Cirebon Rp 700 ribu," cerita Ibnu di depan Djarot.

Dia pun memulai usahanya 11 tahun lalu dengan menjual kain kafan terlebih dahulu. Setelah memperoleh modal cukup, 3 bulan kemudian baru memulai usaha batik.

"Kita akhirnya bikin batik kecil-kecilan. Dijualnya di Blok A Tanah Abang, Pajak Ikan di Medan, di Solo. Uangnya ke kumpul baru buka showroom di rumah, dan akhirnya sampai jadi sekarang seperti ini," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber : Liputan6.com

Baca juga:
Djarot: Tidak benar bahwa PDIP identik dengan PKI, PKI sudah dikubur!
Sindiran-sindiran 'Halus' Anies Baswedan Hadapi Kritikan
Djarot soal sontoloyo: Pak Jokowi itu sabar, tapi ya bisa marah juga
Djarot jelaskan beda jomblo dirinya dengan Anies Baswedan saat pimpin DKI
Perbedaan 'jomblo' Anies Baswedan dan Djarot Saiful Hidayat
Anies tanggapi pesan Djarot jangan kelamaan menjomblo: Berkaca dulu sebelum komentar

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.