LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ditolak Rujuk, Pria di Palembang Siram Mantan Istri dan Anaknya dengan Air Keras

Kesal ajakannya rujuk ditolak, pria inisial MY (45) tega menyiram mantan istri sirinya SS (30) dan anak tirinya DA (7) dengan air keras. Pelaku kini menjadi buronan polisi setelah dilaporkan kedua korban.

2022-01-11 12:32:16
Penyiraman Air Keras
Advertisement

Kesal ajakannya rujuk ditolak, pria inisial MY (45) tega menyiram mantan istri sirinya SS (30) dan anak tirinya DA (7) dengan air keras. Pelaku kini menjadi buronan polisi setelah dilaporkan kedua korban.

Korban SS mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya, sementara DA terkena siraman di bagian wajah. Mereka baru saja pulang setelah menjalani perawatan di rumah sakit beberapa hari.

Penyiraman dilakukan pelaku di rumah ibu korban di Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang, Jumat (6/1). Pelaku sengaja menunggu korban yang sedang keluar di depan rumah. Begitu bertemu, dia meneriakkan ancaman pembunuhan.

Advertisement

"Saya kira disiram air selokan, ternyata air keras. Anak saya juga kena," ungkap korban SS, Selasa (11/1).

SS menjelaskan, dia dan pelaku sudah pisah ranjang selama satu tahun karena kerap mendapat perlakuan kasar. Pelaku berkali-kali mengajaknya rujuk, namun korban menolak.

"Kami menikah dua tahun, selama itu saya sering dipukuli. Selama berumah tangga, kami tidak punya anak, DA itu anak dari suami pertama," kata dia.

Advertisement

Pelaku Kerap Meneror Korban

Lantaran ajakannya untuk rujuk ditolak, pelaku sering meneror korban. Dia mendatangi tempat kerja korban, mematikan aliran listrik rumahnya, dan mencongkel jendela untuk masuk ke rumah.

"Dia juga sering mengirim makanan online ke rumah, tapi saya sendiri yang disuruh bayar. Dia sengaja buat saya tidak nyaman," ujarnya.

"Saya sudah laporkan ke RT, tapi dia tidak kapok. Sekarang urusannya sudah sama polisi karena nyawa saya dan anak saya hampir terancam," sambung SS.

Kapolsek Sukarami Kompol Budi Hartono Sutrisno mengatakan, anak buahnya beberapa kali mencoba menangkap pelaku di tempat persembunyiannya, namun dia berhasil kabur. Polisi mengimbau pelaku menyerahkan diri sebelum diberikan tindakan tegas dan terukur.

"Kami kejar terus keberadaannya dan mudah-mudahan segera tertangkap," tegasnya.

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.