LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ditipu dukun palsu, uang puluhan juta ditukar mie instan

Korban yang sudah seperti kerbau dicocok hidungnya diperintahkan pelaku untuk membuka bungkusan tersebut tiga hari lagi.

2014-11-27 10:47:02
Dukun Penggandaan Uang
Advertisement

Penipuan dengan kedok bisa melipat gandakan harta benda, baik barang maupun uang, kembali terjadi. Korbannya bernama Pek Siok Tien seorang perempuan warga Jalan Urip Sumoharjo Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota Kediri.

Kejadian bermula, saat korban pergi ke Pasar Setonobetek Kota Kediri untuk membeli ayam lalu bertemu dengan pelaku yang saat ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kemudian korban yang sudah digendam pelaku disuruh untuk membeli bibit tanaman sambung nyawa. Tidak hanya itu kondisi korban yang sudah dalam penguasaan pelaku kemudian diajak naik mobil untuk menuju rumah kakek pelaku dan berhenti di depan Gang Assraf di Jalan Joyoboyo Kelurahan Jamsaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Sesampai di tempat yang dituju korban disuruh menunggu di dalam mobil, sedangkan pelaku masuk ke Gang Assraf. Saat pelaku kembali, pelaku berkata bahwa kakeknya tidak bisa bertemu.

Kemudian, korban diminta untuk menyerahkan harta bendanya yang berupa uang tunai sebesar
Rp. 15 juta, USD 3.000, 4.000 Dolar Singapura, 20.000 Dolar Hongkong dan perhiasan dengan alasan untuk disembahyangi oleh kakek pelaku.

Korban yang sudah seperti kerbau dicocok hidungnya diperintahkan pelaku untuk membuka bungkusan tersebut tiga hari lagi.

Merasa curiga, sesampai di rumah barang atau bungkusan tersebut dibuka ternyata barang milik korban telah ditukar dengan bungkusan yang berisi 2 botol air mineral, 3 bungkus mie instan Supermie, 2 bungkus garam dan 1 bungkus gula pasir.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Budi Naryanto mengimbau masyarakat, agar tidak mudah percaya pada orang yang baru dikenal, "Kita masih mencari pelakunya,sebab memang tidak dikenali, saya berharap warga agar lebih berhati-hati," kata Budi Naryanto, Kamis (27/11).(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.