Ditinggal salat, kaca mobil dipecah dan perhiasan digondol maling
Tindak kejahatan dengan modus pemecahan kaca mobil, terjadi di Jalan Solo-Wonogiri, Songgorungi, Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo. Sebuah mobil sedan warna oranye metalik yang diparkir di pinggir jalan dipecah kacanya. Pelaku yang masih dalam pengejaran berhasil menggasak uang jutaan rupiah dan sejumlah perhiasan.
Tindak kejahatan dengan modus pemecahan kaca mobil, terjadi di Jalan Solo-Wonogiri, Songgorungi, Desa Kepuh, Nguter, Sukoharjo. Sebuah mobil sedan warna oranye metalik yang diparkir di pinggir jalan dipecah kacanya. Pelaku yang masih dalam pengejaran berhasil menggasak uang jutaan rupiah dan sejumlah perhiasan.
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Dwi Haryadi menjelaskan, saat kejadian, korban bernama Rahmat Setiawan (55) warga Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri memang sedang meninggalkan mobilnya di pinggir jalan. Ia sedang melaksanakan salat sebelum melanjutkan perjalanan ke Wonogiri. Namun tanpa disangka, kaca mobil bagian kiri sudah dalam keadaan pecah ketika dirinya usai salat.
"Korban sengaja memarkir mobilnya di pinggir Jalan Raya Solo-Wonogiri sebelah barat halaman parkir Masjid Arrahmah, Dukuh Songgorungi, kemarin siang. Saat ini petugas kami masih melakukan penyelidikan kasus ini," ujarnya, Rabu (1/2).
Dwi mengatakan, usai menerima laporan korban, Polsek Nguter langsung melakukan olah TKP. Polisi juga membawa mobil korban untuk memudahkan proses penyelidikan serta untuk melakukan pengambilan sidik jari pelaku.
Kepada petugas, lanjut Dwi, korban mengaku kehilangan uang tunai Rp 3,5 juta dan sejumlah perhiasan.
"Kami belum bisa menyampaikan identitas pelaku. Data-data lain masih terus kami kumpulkan," tandasnya.
Baca juga:
Polisi tembak mati 2 pencuri sarang walet antar provinsi, 3 buron
Modus baru pelaku curanmor, putus kabel aki agar alarm tak bunyi
Dikepung, pencuri sarang walet di Kaltim melawan petugas
Uang untuk komputer SMK Garut digondol maling, kaca mobil dipecah
Curi 3 anak ayam, HR warga Bungo Jambi dipenjara
Usai beraksi, 3 spesialis curanmor di Jawa Barat diringkus polisi