Diterobos 500-an motor anarkis, pintu Tol Ancol Timur tak berportal
Dari tiga gerbang tol yang dimiliki, tak satu pun memiliki plang setop.
Sekitar 500-an pengendara sepeda motor berkonvoi lalu menerobos masuk gerbang Tol Ancol Timur, Pademangan, Jakarta Utara, sekitar pukul 04.45, Minggu (13/12). Mereka juga memukuli petugas jaga gerbang tol.
Dari pantauan merdeka.com, gerbang Tol Ancol Timur tidak memiliki palang portal yang biasanya dimiliki oleh setiap pintu tol. Dari tiga gerbang tol yang dimiliki, tak satu pun memiliki plang setop.
Hal ini pun dibenarkan oleh salah satu sekuriti pintu Tol Ancol Timur. "Di sini emang nggak ada plangnya mas," ujar sekuriti pintu Tol Ancol Timur, Umur, di lokasi, Jakarta Utara, Minggu (13/12).
Sebelumnya, ulah anarkis sekitar 500 pemotor sangat keterlaluan. Mereka masuk ke dalam Tol Ancol Timur yang jelas-jelas dilarang sesuai undang-undang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tadi. Untuk masuk ke tol mereka mengancam dan memukuli petugas jaga pintu masuk.
"Ini sudah anarkis mereka juga merusak fasilitas," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes M Iqbal kepada merdeka.com, Minggu (13/12).
Iqbal mengatakan petugas tol dan PJR langsung berupaya mengusir mereka dari jalan tol. Insiden itu pun sempat memanas.
Karena tindakan melawan hukum itu, polisi akhirnya melepaskan tembakan peringatan ke udara.
"Namun entah bagaimana tembakan tersebut terkena kaki tukang ojek yang sedang mangkal," kata Iqbal.
Iqbal mengatakan walaupun ratusan motor itu akhirnya keluar di gerbang Tol Priok, polisi tersebut tetap diperiksa oleh propram Polda dan Polres.
Baca juga:
Polisi duga pemotor masuk tol peserta balap liar & pulang acara DWP
Usir 500 pemotor masuk tol, polisi umbar tembakan kena tukang ojek
Ugal-ugalan, 500-an pemotor pukuli petugas & konvoi masuk Tol Ancol