LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diterjang ombak, Kapal Ferry 7 jam mengapung di Laut Karangasem

Diterjang ombak, Kapal Ferry 7 jam mengapung di Laut Karangasem. Kondisi ini memicu terjadinya antrean kapal ferry yang akan sandar di Dermaga II, untuk bisa mendapatkan giliran sandar kapal ferry yang memuat ratusan penumpag harus mengapung ditengah perairan selama 3-7 jam lamanya.

2017-07-18 16:07:08
Cuaca Ekstrem
Advertisement

Dampak cuaca buruk dan kerusakan dermaga I Padang Bai (kecil) yang tak kunjung selesai, membuat antrean panjang kendaraan terjadi di Pelabuhan yang terletak di ujung Timur Pulau Bali ini.

Bahkan, terjangan ombak yang cukup besar membuat sejumlah kapal fery yang datang dari pelabuhan Lembar Lombok terpaksa memilih bertahan mengapung selama hampir 7 jam.

Itu menyusul menyusul tidak beroperasinya Dermaga I Padang Bai akibat mengalami perbaikan bagian Grating atau unjung landasan Mobile Bridge (MB) dermaga yang keropos. Sehingga hanya 1 dermaga saja yang difungsikan.

Dermaga II yang digungsikan posisinya menjorok ketengah laut dan tidak bisa optimal digunakan sandar kapal. Itu karena terjangan ombak pantai cukup besar sehingga sebagian Nahkoda Kapal Ferry harus menunggu hingga kondisi terjangan ombak pantai di dermaga II sedikit mereda.

Kondisi ini memicu terjadinya antrean kapal ferry yang akan sandar di Dermaga II, untuk bisa mendapatkan giliran sandar kapal ferry yang memuat ratusan penumpag harus mengapung ditengah perairan selama 3-7 jam lamanya.

Manager ASDP Padang Bai, I Wayan Rosta, mengaku bisa memaklumi keluhan dari penumpang kapal yang harus berada di atas kapal selama berjam-jam sampai kapal yang mereka tumpangi sandar di dermaga pelabuhan.

"Memang ada delay kapal ferry yang akan sandar di dermaga II sampai tiga jam lebih. Jadi kami bisa memaklumi kalau ada kompline dari penumpang, karena kondisi alam," ungkap Wayan Rosta.

Terkait perbaikan Dermaga I, kata Rosta memang sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan, jika tidak akan sangat membahayakan bagi pengguna jasa penyebrangan utamanya naik turun kendaraan dari kapal.

Sebab kata dia Grating ujung landasan MB yang keropos itu bagian penting dan bersentuhan langsung dengan Ramdoor kapal.

"Perbaikan berulang kali kita lakukan. Bahkan sudah digenjot dari kemarin, dan hari ini (Selasa kemarin,red) sore sudah selesai pengerjaannya dan bisa dioperasikan lagi," bebernya.

Pihaknya juga mengakui bongkar muat kapal di Dermaga II tidak bisa dilakukan secara optimal karena terkendala ombak tinggi.(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.