LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ditemukan pingsan di terminal Balikpapan, YAP mengaku habis diculik dan diperkosa

Warga Samarinda, Kalimantan Timur, dua hari ini dibikin heboh dengan ditemukannya seorang remaja putri, YAP (16), di kota Balikpapan. Diduga, dia korban penculikan dan pemerkosaan. Polisi masih mendalami keterangannya.

2018-08-30 02:46:00
Penculikan
Advertisement

Warga Samarinda, Kalimantan Timur, dua hari ini dibikin heboh dengan ditemukannya seorang remaja putri, YAP (16), di kota Balikpapan. Diduga, dia korban penculikan dan pemerkosaan. Polisi masih mendalami keterangannya.

Keterangan diperoleh, YAP ditemukan tidak sadarkan diri oleh warga, di terminal bus Batu Ampar, di Balikpapan, Selasa (28/8) dini hari, sekitar pukul 01.00 WITA. Warga lalu membawanya ke RSUD Kanudjoso Djatiwibowo.

YAP sempat ditanya warga saat dirawat di rumah sakit. Menurut YAP, dia ditarik orang tak dikenal, masuk ke dalam mobil, Jumat (24/8) malam, saat membeli es batu dengan berjalan kaki.

Advertisement

Di dalam mobil, korban diberi minum obat lalu tak sadarkan diri, dengan kondisi terikat. Korban mengaku disetubuhi pria di dalam mobil. Sehari kemudian, korban baru sadarkan diri, dan berada di dalam gudang.

Di dalam gudang itu, korban kembali disetubuhi 2 pria tidak dia kenal, sambil mengancam akan membunuhnya. Usai itu, korban kabur dari gudang, dan bertemu warga bahwa dia sedang berada di kawasan Sumber Rejo. Belakangan, korban tidak sadarkan diri kembali, dan ditemukan di terminal Batu Ampar.

Polres Balikpapan sedang menyelidiki dugaan penculikan dan pemerkosaan itu, bekerjasama dengan Polresta Samarinda. Mengingat, YAP warga asal Samarinda. Kepolisian Samarinda menemukan titik terang identitas korban.

Advertisement

"Kami cek di sini (di Samarinda) korban ini diduga ada kelainan mental. Pernah berurusan di Dinsos, dan di Polsek Pelabuhan. Orangtuanya kita tanya, korban memang begitu," kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono, dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (29/8) malam ini.

Korban YAP yang sekarang masih ada di Balikpapan, belum bisa dimintai keterangan secara komprehensif. "Keterangan masih plin plan. Dia kan bilang tangan diikat, tapi tidak ada bekasnya," ujar Sudarsono.

Meski keterangannya belum bisa diambil mendetail, lanjut Sudarsono, YAP telah divisum di Balikpapan, untuk keperluan penyelidikan lanjutan. "Kalau jadi korban (pemerkosaan) kan bisa kelihatan. Kami, dari Polresta hari ini melakukan pengumpulan keterangan dari lingkungan tinggal korban dan Dinsos," demikian Sudarsono.

Baca juga:
Berkalung kertas karton, pria di Berau tuntut keadilan ke Jokowi
Aborsi bayi hasil perkosaan, WA akhirnya dibebaskan hakim PT Jambi
Polisi buru pemerkosa bocah SD di Samarinda
Usai jalan-jalan, gadis di Palembang diperkosa pacar baru di dalam mobil
Polisi bekuk pemerkosa remaja putri di apartemen Depok

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.