Ditabrak mobil dinas kecamatan, kakek di Bali tewas, 2 cucunya selamat
Lakalantas ini berawal dari mobil panter DK 52 U datang dari arah selatan menuju arah utara. Sedangkan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai korban.
Hendak jalan-jalan keliling desa untuk menyenangkan kedua cucunya malah bernasib tragis dialami Wayan Mandi (54) warga Gitgit di Buleleng Bali. Kakek ini tewas setelah sepeda motor DK 5824 VD yang dikendarainya terpental diseruduk mobil dinas DK 52 U milik Kantor Camat Sukasada yang dikemudikan Made Suardana (45).
Sedangkan kedua cucunya Putu Yodi Pratama (9) dan Kadek Ayu Malapuspita (5) hingga kini masih dalam penanganan pihak rumah sakit di Buleleng.
Kecelakaan itu terjadi di jalan Singaraja-Denpasar KM 16-17 wilayah Banjar Dinas Wirabuana, Desa Gitgit, sekitar pukul 14.00 WITA.
Berdasarkan informasi, lakalantas ini berawal dari mobil panther DK 52 U datang dari arah selatan menuju arah utara. Sedangkan, dari arah berlawanan datang sepeda motor yang dikendarai korban.
Motor yang dikendarai Kakek Mandi terlihat terlalu mengambil haluan ke kanan, sehingga kecelakaan lalu lintas tidak bisa dihindarkan ri jalur maut tersebut.
Korban tewas setelah tiba di RSUD Buleleng, sedangkan cucunya Yodi dan Ayu hingga saat ini masih dirawat RS Karya Darma Husada Singaraja.
Kapolsek Sukasada, Kompol Ketut Darmita, membenarkan kejadian lakalantas yang menewaskan 1 orang itu. Kata dia, saat ini penanganannya langsung ditangani pihak Lantas Polres Buleleng.
"Ya, kami sudah lakukan penanganan awal. Setelah ini selesai, kami akan segera dilimpahkan ke Satlantas Polres Buleleng. Kami juga mengimbau, masyarakat untuk berhati-hati dan mengutamakan keselamatan dalam berlalu lintas," kata Kapolsek Darmita, Jumat (3/11).
Baca juga:
Mau manggung di acara hajatan, sepasang kekasih jadi korban tabrak lari
Ditabrak truk kontainer, rel jembatan gluduk Kota Malang bergeser
Jasad 7 TKI korban tewas tabrakan di Malaysia sudah tiba di Tanah Air
Kota ini jadi yang pertama di dunia terapkan larangan main ponsel sambil berjalan
Tujuh WNI tewas saat dua bus karyawan bertabrakan di Malaysia