LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Disdik DKI akan pecat guru honorer cabul di SMPN 184

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto menegaskan, pihaknya akan mencopot oknum guru cabul berinisial AKA. Guru olahraga itu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Pasar Rebo.

2018-01-13 23:04:00
Pencabulan Siswi SMP
Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrianto menegaskan, pihaknya akan mencopot oknum guru cabul berinisial AKA. Guru olahraga itu kini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Pasar Rebo.

"Itu kan guru honorer yang kerjanya dikontrak, kalau sudah ditahan begitu ya diberhentikan," kata Sopan ketika dihubungi, Sabtu (13/1).

Sopan mengatakan, dia mengetahui kasus ini dari media sosial. Dalam hal ini, dia akan berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait penanganan korban. Bahkan, ia sendiri yang akan memeriksa kepala sekolah tersebut.

Advertisement

"Senin akan saya panggil kepala sekolahnya, kami akan BAP dan kami minta koordinasi dengan kepolisian," ujar Sopan.

Polsek Pasar Rebo sebelumnya mengamankan pelaku dugaan pelecehan seksual yang dilakukan seorang guru olahraga di Sekolah Menengah Pertama Negeri 184 Jakarta, Pekayon, Jakarta Timur, dengan inisial AKA. Kasus ini terbongkar pada 23 desember 2017 berawal dari laporan tiga orang korban.

"Pelakunya sudah kita tangkap pada 27 Desember lalu di rumahnya ya," ujar Kapolsek Pasar Rebo Kompol Joko Waluyo, saat dihubungi, Jumat (12/1).

Advertisement

Katanya, korban merupakan siswi kelas VII dan VIII SMP tersebut. Kemudian, pada tanggal 27 Desember 2017, yang bersangkutan diringkus di kediamannya dan mengakui perbuatannya.

"Pelaku menderita penyakit ginjal yang kumat, akibatnya polisi belum bisa memeriksa yang bersangkutan lebih lanjut," ujarnya.

Sampai sekarang yang bersangkutan tengah dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Kami belum bisa berikan apa saja pelecehan seksual yang dialami korban. Soalnya kami belum bisa mendapatkan lebih banyak. Dan untuk info pelaku telah mencabuli 35 atau tiga sampai lima anak muridnya itu belum bisa dipastikan. Kami akan mengecek ke sekolah korban," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, aplikasi WhatsApp dihebohkan dengan pesan berantai yang menyebut kalau seorang guru Sekolah Menengah Pertama Negeri 184 Jakarta, Pekayon, Jakarta Timur, diduga melakukan pencabulan kepada 35 murid laki-lakinya. Dalam pesan itu para orangtua diminta waspada kepada predator anak tersebut.

Baca juga:
Bejat, lima pemuda di Parung Bogor perkosa siswi SMP secara bergiliran
Gadis 15 tahun dicabuli di kebun sawit Pelalawan
MY paksa siswi SMP beradegan suami istri hingga hamil 6 bulan
Lima bulan digauli kakeknya, remaja 14 tahun di Bangli hamil
Para pelaku pemerkosa siswi SMP di Samarinda layak dihukum mati

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.