Disdik Depok Pantau Persiapan Sekolah Menjelang PTM Terbatas Oktober Mendatang
Saat ini tim sedang melakukan pemantauan di setiap sekolah menjelang PTM terbatas. Pemantauan sudah dilakukan sejak 1 September dan berakhir di 10 September 2021.
Dinas Pendidikan Kota Depok saat ini sedang melakukan pemantauan sekaligus evaluasi di sekolah-sekolah dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Rencananya, PTM terbatas di Kota Depok digelar pada Oktober.
"Kami menyepakati utk PTM baru bisa dilaksanakan bulan Oktober. Bulan September masa persiapan antara lain monev kesiapan sarpras sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, M Tamrin, Jumat (3/9).
Tamrin menyebut saat ini tim sedang melakukan pemantauan di setiap sekolah menjelang PTM terbatas. Pemantauan sudah dilakukan sejak 1 September dan berakhir di 10 September 2021.
"Mulai 1-10 September Disdik melalui pengawas sekolah melaksanakan monev ke sekolah-sekolah," ujar dia.
Sebelum PTM terbatas akan dilakukan ujicoba terlebih dulu. Rencana ujicoba dilakukan bulan ini setelah mid test.
"Bulan ini dilakukan juga rencana pembagian kelas oleh tim pengawas sekolah Disdik, sosialisasi kepada orang tua tentang rencana PTM terbatas, simulasi oleh masing-masing sekolah,” tukas dia.
Untuk pengaturan pembagian jadwal masuk tiap kelas akan dilakukan oleh masing-masing sekolah. Namun mengacu pada aturan yang dibuat oleh wali kota nantinya.
"Teknis pembagian jadwal nanti sekolah yang mengatur,” kata dia.
Disdik Kota Depok juga sedang mempersiapkan draft peraturan wali kota yang mengatur soal PTM terbatas. Tim akan menggelar rapat pekan ini.
"Kami juga sedang mempesiapkan draft perwal terkait PTM terbatas dan rencana tim akan rapat kembali hari kamis atau jumat pekan ini," kata Tamrin.
Setiap kelas nantinya ketika menggelar PTM terbatas hanya diisi maksimal 20 orang atau separuh dari total jumlah siswa per kelas. Sehingga kemungkinan siswa hanya bisa PTM sebanyak dua kali dalam sepekan.
"Rata-rata setiap sekolah membagi dari yang awalnya satu kelas menjadi dua kelas. Sementara jumlah ruang kelas terbatas. Nanti semua akan dituangkan dalam perwal. Teknis pembagian jadwal nanti sekolah yang mengatur,” pungkasnya.
Baca juga:
Kemenag Terbitkan Panduan Penyelenggaraan PTM Terbatas di Madrasah dan Pesantren
Bus Sekolah DKI Jakarta Kembali Antar Jemput Siswa
PTM Berjalan Baik, Wagub DKI Harap Sekolah Bisa Masuk 100 Persen
Cerita Pelajar di Tangerang Ikut Vaksinasi Setelah Bosan Belajar Daring di Rumah
Dua Kali Datangi Rektor, Gibran Pastikan UNS Siap Gelar Kuliah Tatap Muka