Disapu angin lesus, rumah Samino rata dengan tanah
Saat kejadian rumahnya disapu oleh angin lesus tersebut, Samino bersama keluarganya sedang berada di luar rumah.
Angin lesus yang terjadi Kamis (25/9) siang di Kabupaten Klaten telah memporak-porandakan Rumah Samino (66) warga Dukuh Muneng RT 04 RW 02, Desa Beteng, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah. Beruntung tak ada korban dalam peristiwa tersebut.
Menurut salah seorang saksi mata sekaligus tetangga Samino mengaku, saat kejadian rumahnya disapu oleh angin lesus tersebut, Samino bersama keluarganya sedang berada di luar rumah. Namun akibat kejadian itu, rumah Samino tak bisa ditempati lagi lantaran rata dengan tanah.
"Kemarin siang itu ada angin lesus yang kencang, muter-muter di sekitar rumah pak Samino. Tiangnya sudah tak kuat menopang hingga akhirnya rubuh," ucap salah seorang tetangga Samino.
Samino sendiri mengaku bahwa dirinya sudah mengkhawatirkan kondisi rumahnya yang hampir ambruk sebelum disapu angin lesus lantaran di beberapa sudut, baik tembok dan atapnya sudah rusak.
"Rumah saya ini sebenarnya sudah waktunya dibenahi, tapi nggak punya dana. Kalau kerugian ya puluhan juta," ujar Samino, saat sedang bersama warga membersihkan puing-puing rumahnya, Jumat (26/9).
Akibat peristiwa itu Samino mengaku sedih, lantaran bingung harus tidur dimana. Selain rumah tersebut, ia mengaku tak mempunyai tempat tinggal lainnya.
Ketua RT 04 RW 02 Suparman mengungkapkan, angin ribut sudah berulang kali terjadi di wilayahnya. Kejadian terakhir menimpa warganya pada tiga tahun lalu. Bahkan saat itu beberapa pohon tumbang, hingga menimpa rumah yang ada dibawahnya.
Suparman mengaku telah melaporkan kejadian tersebut, pada pemerintah desa setempat. Dirinya berharap agar warganya tersebut segera mendapatkan bantuan.
Baca juga:
ITB bantu selidiki sebab lapisan dinding di kantor Ahok runtuh
Ahok khawatir Gedung DPRD Jakarta ikut runtuh
Ahok duga ada sabotase runtuhnya lapisan dinding di Balai Kota
Perbaikan lapis dinding runtuh tanggung jawab PT Jaya Konstruksi
Kanopi runtuh, Pemprov DKI minta UI & ITB audit konstruksi
Pelapis dinding Balai Kota runtuh, Ahok sempat mengira ada bom
Pemprov DKI selidiki penyebab runtuhnya pelapis dinding Blok G