LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Disangka kabur dari sel, Wayan Suwena ditemukan tewas tergantung

Kasus tewasnya Suena sebelumnya sempat dirahasiakan petugas sipir di Lapas Kerobokan.

2016-08-09 21:01:00
Bali
Advertisement

Untuk kesekian kalinya kasus gantung diri terjadi di Lembaga Pemasyarakatan di Kerobokan, Kuta Utara, Bali. Kali ini, seorang napi narkoba, I Wayan Suena (40) ditemukan tewas tergantung di plafon belakang blok penjara.

Kasus tewasnya Suena sebelumnya sempat dirahasiakan petugas sipir di Lapas Kerobokan. Terlebih sempat muncul isu kalau korban bukan bunuh diri tetapi digantung. Kabar tersebut muncul, mengingat selama di dalam lapas korban tidak pernah mengeluh sakit atau memiliki persoalan yang membuat dirinya mengambil jalan pintas bunuh diri.

"Pastinya dari hasil pemeriksaan korban tidak ditemukan adanya luka-luka akibat tindak kekerasan. Untuk sementara, korban murni melakukan bunuh diri dengan cara gantung diri," kata Kapolsek Kuta Utara, Kompol Hery Supriawan, Selasa (9/8).

Dia mengatakan, peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Kuta jelang Senin (8/8) petang kemarin. Dari laporan yang diterimanya, saat itu petugas jaga blok melakukan pemeriksaan terhadap seluruh tahanan di masing-masing blok, seusai apel sore.

Saat pemeriksaan, diketahui korban asal Banjar Butus Desa Buana Giri, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem ini tidak ditemukan di dalam sel nomor 7 Blok D (Dano Batur). Petugas sempat mencurigai kalau korban kabur dari selnya, mengingat rekan-rekan di dalam blok D hanya terdiam ketika dimintai keterangan.

Supriawan melanjutkan, dua orang petugas Lapas, I Made Sada (34) dan AA Made Sudiarsa (48), akhirnya menyisir lokasi dan sekitar pukul 18.00 Wita, korban ditemukan tergantung persis di belakang Blok di dekat tangga.

"Korban ditemukan tergantung menggunakan tali plastik. Ditemukan kedua saksi di belakang blok D Danau Batur," terang Hery.

Dirincinya, korban menjerat lehernya dengan tali plastik warna biru sepanjang 4 meter yang diikat pada plafon dekat tangga sebelah kiri dengan posisi korban menghadap selatan. Sementara jarak telapak kaki kurang lebih 40 cm.

Setelah memasang garis polisi dan mendatangkan unit identifikasi dari Polres Badung, malamnya sekitar pukul 21.15 Wita, jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Sanglah.

"Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya tetapi kita masih menunggu hasil otopsi dari tim forensik," tutupnya.(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.