Dirjen Pas: Dari 1.460 napi di Palu yang kabur, 364 sudah lapor
Sri Puguh mengimbau kepada tahanan dan narapidana yang belum melapor untuk segera melapor sebelum diterbitkan surat daftar pencarian orang (DPO).
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Sri Puguh Budi Utami menyebut masih ada 1.460 tahanan dan narapidana di Palu yang masih berada di luar pascagempa dan tsunami. Dari 1.460 orang tersebut, baru 364 yang melapor ke pihaknya.
"Penghuni yang lapor sebanyak 364 orang. Sedangkan yang belum diketahui sejumlah 1.096 orang," katanya di Gedung Ditjen PAS, Jakarta Pusat, Senin (8/10).
Dari ribuan tahanan dan narapidana, dia mengungkapkan, hanya 204 yang kini berada di dalam rutan maupun lapas. Sri Puguh mengatakan, pihaknya masih memberikan tenggat waktu kepada mereka yang belum melapor.
"Terhadap mereka yang masih di dalam, 204 orang, makanan masih diberikan oleh sekitar Lapas dan Rutan," ujarnya.
Sri Puguh mengimbau kepada tahanan dan narapidana yang belum melapor untuk segera melapor sebelum diterbitkan surat daftar pencarian orang (DPO).
"Kami tetap imbau sebelum kami cari pencarian. Sudah kami anggap sebagai apa namanya, masuk ke DPO. Ini lebih baik laporkan diri. Ini penting bagi yang bersangkutan, pada keluarganya, pada siapapun untuk segera laporkan saja," tegasnya.
Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sempat kabur saat gempa, 512 napi kembali ke lapas di Sulteng
Kemenkum HAM pastikan tak ada napi teroris kabur saat gempa Palu
343 Napi di Rutan Donggala kabur, diimbau serahkan diri
Napi kabur saat gempa Palu diberi waktu seminggu buat serahkan diri
Kemenkum HAM: 1.420 napi kabur pasca gempa Palu dan Donggala, tak ada tahanan teroris
Tahanan Lapas Palu kabur, JK ingat kejadian serupa saat Tsunami Aceh