Dirampok dan dibunuh, jenazah sopir taksi dibuang di Magelang
Korban sopir taksi biasa mangkal di Bandara Adi Soemarmo Boyolali.
Sopir taksi "Golden Bird" Ignatius Andi Wibowo (40) yang beroperasi di Bandara Adi Soemarmo, Jawa Tengah, menjadi korban perampasan dan pembunuhan orang tak dikenal.
Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Dwi Haryadi mengatakan, mayat sopir taksi tersebut adalah warga Candirejo, Gilingan, Banjarsari, Solo. Mayat itu dibuang di daerah Ngablak Magelang pada hari Minggu (7/7), sekitar pukul 17.15 WIB.
"Kami sudah mendapatkan laporan terkait kasus itu. Korban sopir taksi yang biasa mangkal di Bandara Adi Soemarmo Boyolali itu," ujar Kasat Reskrim AKP Dwi Haryadi, Selasa (9/7).
Menurut hasil pemeriksaan, Dwi menjelaskan, mayat Ignatius mengalami dua luka tusuk di bagian dahi, tulang tengkorak sebelah kiri pecah dan luka pada lutut. Menurutnya, pihaknya hanya membantu penyelidikan di wilayah hukumnya, karena korban mangkalnya di Bandara Adi Soemarmo Boyolali.
Adapun kronologi kejadian insiden nahas ini bermula saat korban menunggu penumpang di bandara sekitar pukul 09.30 WIB, Minggu (7/7). Selanjutnya korban didatangi orang yang hendak mencarter mobilnya, untuk diantarkan ke terminal Boyolali. Setelah terjadi kesepakatan, mereka lantas meninggalkan halaman bandara.
Menurut Dwi, keberangkatan korban bersama pelaku memang dari Bandara Adi Soemarmo Boyolali, namun polisi belum mengetahui secara pasti lokasi perampasan mobil dan pembunuhannya.
"Korban ditemukan sudah kondisi tewas di Desa Sumber Rejo, Magelang, sekitar pukul 17.15 WIB," terang Dwi seperti dilansir dari Antara.
Petugas Polsek Ngablak melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara, ditemukan identitas dan surat-surat penting milik korban. Tetapi, mobil taksi Kijang Innova nompol B 1099 CFJ warna hitam tidak ditemukan dan diduga dibawa kabur oleh pelaku.
"Kami sudah melakukan penyelidikan di bandara dengan kartu identitas korban," tandasnya.(mdk/bal)