Dipukul demonstran, jantung Kapolsek Senen bengkak
Kapolsek Senen Kompol Iman J Zebua menjelaskan, sakit yang dia alami akibat diinjak para demonstran
Siang ini, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab ditemani Kabid Humas Kombes Rikwanto menjenguk Kompol Iman J Zebua yang tengah dirawat di RS Mitra Kemayoran. Iman menjadi korban pemukulan demonstran yang tengah berunjuk rasa di Jalan Diponegoro.
Tak lupa, Untung juga mengajak wartawan untuk mengetahui kondisi terakhir dari Kapolsek Senen itu, agar tidak ada pemberitaan yang simpang siur.
"Ayo kalian ikut saja, nanti naik bus dari Polda," ajak Rikwanto kepada wartawan.
Sudah dua hari Iman dirawat di rumah sakit. Saat ditemui di kamarnya, Iman tampak terbaring lemas di tempat tidurnya. Selang infus pun masih menempel di tangannya. Istri Iman, dan seorang anaknya pun terlihat ikut mendampinginya.
"Ada pembengkakan di jantung, masih sakit di bagian dada," jawab Iman terbata-bata, saat ditanya mengenai kondisinya.
Iman menjelaskan, sakit yang dia alami akibat diinjak para demonstran. Meski kondisi itu tidak dia harapkan, Iman mengaku tidak dendam atau pun kapok jika harus menjaga aksi unjuk rasa kembali.
"Iya ini akibat diinjek mba, tidak saya tidak dendam. Kalau ditanya kapok ya nggak ada kapoknya mba. Namanya juga anggota polisi, ini sudah jadi kewajiban mba," tambah Iman dengan suara lirih.
Ditemui di tempat yang sama, istri Iman, Vita Zebua, mengaku sangat kaget ketika mendengar kabar bahwa suaminya terluka. Vita sendiri malam itu memang memantau keadaan di lokasi suaminya bertugas melalui televisi di rumah.
Selang beberapa menit, Vita mendapat telepon yang mengabarkan bahwa suaminya telah mengalami luka-luka saat mengamankan aksi unjuk rasa malam itu. Mendapatkan kabar itu, Vita langsung bergegas menuju RS Cipto Mangunkusumo tempat Iman mendapatkan pertolongan pertama.
"Ya kaget Mba, saya dikabari anggota itu pukul 21, langsung saya menuju RSCM," cerita Vita.
Ibu tiga anak ini berujar, sebagai istri polisi tidak bisa dipungkiri bahwa dirinya sering khawatir saat suaminya tengah bertugas. Doa yang tak pernah putus pun selalu dia panjatkan agar suami tercinta dijauhkan dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Iman yang baru enam bulan menjabat sebagai Kapolsek Senen ini, merasa tak betah jika harus berlama-lama beristirahat di rumah sakit, sementara anggotanya yang lain tetap bersiaga di lapangan.
"Pak Iman sudah nggak betah, jadi dia minta sama dokter agar bisa cepat pulang. Ya namanya biasa di lapangan jadi nggak betah kalau harus tidur lama-lama di tempat tidur, sementara anggota di lapangan sedang bertugas," ujar salah satu anggota polisi yang berjaga di luar kamar Iman.(mdk/lia)