Diperintah Kapolri, Kabaharkam Cek Lokasi Sriwijaya Air Jatuh
Polri menurunkan sebanyak 207 personel dan 15 kapal besar dan kecil dalam rangka mendukung upaya yang dilakukan Basarnas beserta TNI AL dalam pelaksanaan SAR.
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, bersama bersama Kakorpolairud dan Pejabat Utama Polri melakukan pengecekan langsung kegiatan pencarian korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu, Jakarta, Senin (11/1). Pengecekan dilakukan atas perintah Kapolri Jenderal Idham Azis.
"Melakukan pengecekan bantuan Polri untuk bergabung bersama Basarnas, TNI, dan pihak lainnya dalam rangka kegiatan SAR pesawat Sriwijaya Air SJ-182," kata Komjen Pol Agus Andrianto.
Jenderal polisi bintang tiga ini menjelaskan, Polri menurunkan sebanyak 207 personel dan 15 kapal besar dan kecil dalam rangka mendukung upaya yang dilakukan Basarnas beserta TNI AL dalam pelaksanaan SAR.
Dia mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan mengikuti komando dari Basarnas, sesuai dengan prosedur yang ada.
"Karena sudah ada pembagian tugas dimana lokasi inti sudah dilakukan penyisiran oleh Basarnas dan TNI, maka tim Polri memperluas lokasi penyisiran mengingat bulan ini angin dan gelombang masih tinggi," katanya.
Jika terdapat hasil temuan, baik serpihan pesawat maupun korban, tim Polri akan melakukan pemeriksaan dan melaporkannya kepada Basarnas.
Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Pesawat Sriwijaya Air tinggal landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.
Pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.
Pesawat Sriwijaya Air tinggal landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.
(mdk/dan)