Diperiksa 1,5 Jam, Ganjar Dicecar 20 Pertanyaan Soal Dukungan Jokowi-Ma'aruf di Solo
Dia menyebut saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah ada unsur pelanggaran pemilu dalam kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan nanti dalam rapat pleno sebelum 21 Februari nanti.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng memeriksa Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Dalam pemeriksaan dicecar 20 pertanyaan seputar pengumpulan 31 Kepala daerah se-Jateng untuk dukungan pasangan Capres nomor 01 Jokowi-Maaruf di suatu hotel di Solo 26 Januari 2019 lalu.
"Sekitar 1,5 jam 20 pertanyaan tadi. Ya intinya seputar kegiatan pengumpulan para kepala daerah. Pertanyaannya seperti siapa yang punya inisiatif acara itu? Bagaimana cara mengundang? Apakah ada penggunaan fasilitas negara dalam acara tersebut?" Kata Ketua Bawaslu Jateng Fajar Saka saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (15/2).
Dia menyebut saat ini pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah ada unsur pelanggaran pemilu dalam kegiatan tersebut. Dari hasil pemeriksaan nanti dalam rapat pleno sebelum 21 Februari nanti.
"Kita kumpulkan hasil klarifikasi dari Bawaslu kabupaten dan kota. Baru itu putuskan dengan divisi penindakan," jelasnya.
Ganjar menjelaskan selama diperiksa dengan menjawab pertanyaan dari petugas Bawaslu Jateng. "Tidak tahu berapa jumlahnya pertanyaannya," ungkapnya.
Saat ditanya, pertanyaan Bawaslu mengundang Kepala daerah dalam deklarasi tersebut di Solo sebagai apa, Ganjar menjelaskan secara rinci. "Saya memang ngundang mereka, tapi bukan sebagai kapasitas kepala daerah melainkan kader partai pendukung Jokowi. Saya undang juga kebetulan hari libur," tutup Ganjar.
Baca juga:
Ganjar Minta Segera Diperiksa Bawaslu Terkait Deklarasi Dukung Jokowi
Ketua PA 212 Tersangka, Ganjar Minta Tak Perlu Diributkan dan Warga Jangan Dikomporin
Bawaslu Klarifikasi Wawalkot Semarang Terkait Acara Deklarasi Paslon 01
Ganjar soal Teror Mobil Dibakar: Tidak Boleh Ada yang Ganggu Jawa Tengah
Polisi Sebut Pola Pembakaran Angkot di Grobogan Terkait Aksi Teror
Forum Nusantara Sosialisasikan Desa Damai Anti Intoleransi dan Radikalisme
Ingatkan Jateng Kandang Banteng, Ganjar dan Puan Instruksikan PDIP Menang Mutlak