LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dinkes DKI: Kasus Aktif Covid-19 Meningkat Dua Minggu Terakhir

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, terjadi tren peningkatan kasus aktif positif Covid-19 selama dua minggu terakhir. Kondisi ini diakuinya menjadi satu kekhawatiran kasus akan terus bergerak naik.

2021-04-16 15:16:58
Covid-19
Advertisement

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, terjadi tren peningkatan kasus aktif positif Covid-19 selama dua minggu terakhir. Kondisi ini diakuinya menjadi satu kekhawatiran kasus akan terus bergerak naik.

"Harian kita sudah mulai peningkatan 200, 200, khawatir nanti bergerak terus," kata Widya dalam dialog virtual, Jumat (16/4).

Widya menyampaikan, tren tertinggi kasus aktif di DKI terjadi pada Januari-Februari di angka 25.000 lebih pasien isolasi di rumah sakit atau tempat-tempat isolasi yang disediakan pemerintah. Memasuki Maret, tren kasus aktif mulai menurun drastis di angka 6.988 kasus.

Advertisement

Merujuk data tersebut, Widya mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat. Sebab, pengabaian upaya pencegahan penularan Covid-19 dapat berdampak kembali meningkatkan kasus.

Ia kemudian menambahkan, tingginya jumlah kasus aktif juga disebabkan dari kapasitas testing DKI. Per minggu, kata Widya, DKI melakukan tes dengan metode polymerase chain reaction (PCR) 68.000 lebih. Angka itu, melebihi standar dari WHO.

"Angka ini melebihi angka WHO tetapi 68.000 tadi memang menurun meskipun masih tinggi menurut standar WHO tetapi untuk standard DKI sendiri kita biasa pernah di posisi 90 ribu," ucapnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Widya menyebutkan jumlah kapasitas laboratorium di DKI mampu menguji 100.000 lebih sampel. Hanya saja, kapasitas itu harus terbagi antara testing menggunakan metode PCR atau Antigen.

Untuk testing antigen, Widya mengatakan, DKI mampu menguji 3.000 lebih sampel.

"Kapasitas lab kita mampu 100.000 lebih per hari tetapi pemanfaatannya sekitar 68.000. Kenapa? Karena ada kebijakan pemerintah pusat dengan melalui rapid antigen," tandasnya.

Baca juga:
Data Terkini Kasus Covid-19 di Indonesia 16 April 2021
Update WNA Positif Covid-19 di Indonesia per 16 April 2021
Dua Kecamatan di Tangerang Masih Zona Merah, Aktivitas Warga Tetap Dibatasi
RS di India Krisis, Satu Tempat Tidur untuk Dua Pasien Covid-19
Satgas Sebut Kasus Covid-19 Secara Global Naik 9 Persen, Salah Satunya Karena India

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.