LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dinasihati ibu, remaja tersangka penjambret menyerahkan diri

Akibat aksi penjambretan yang dilakukan oleh Wp dan Hf, korban Siti harus dirawat di rumah sakit.

2017-03-10 01:03:00
Penjambretan
Advertisement

Tersangka kasus penjambretan WP (20) tak berdaya di hadapan sang ibu. Sempat berencana akan melarikan diri ke luar kota setelah gagal melakukan penjambretan di Jalan Gajah Mada, Pakualaman, Kota Yogyakarta, akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah dinasihati oleh ibunya.

Kapolsek Pakualaman Kompol Ambar Songko mengatakan pelaku bersama rekannya berinisial HF (16) yang masih berstatus pelajar mencoba melakukan aksi penjambretan pada Selasa (7/3) pukul 04.30 WIB yang lalu. Keduanya mengendarai sepeda motor Honda CB nopol AE 6527 LH berupaya menjambret korban Asih Sauma Rosita yang sedang memboncengkan ibunya Siti Rusiyamtinah.

"Tersangka membuntuti calon korbannya sesampainya di Jalan Gajah Mada, tersangka HF berupaya merebut tas yang dibawa oleh Siti. Namun korban melakukan perlawanan. Korban dan tersangka pun akhirnya terjatuh," ujar Ambar, Kamis (9/3).

Ambar menceritakan saat terjatuh korban pun berteriak minta tolong. Warga pun kemudian berdatangan ke lokasi. Motor tersangka yang terjatuh tidak bisa dinyalakan. Kedua tersangka kemudian melarikan diri dengan berlari.

"Warga sempat mengejar namun tersangka tidak tertangkap. Setelah lari, kedua tersangka kemudian mencegat taksi dan pulang ke rumahnya yang ada di wilayah Gondomanan," terang Ambar.

Sesampainya di rumah, tersangka Wp menuturkan bahwa dirinya berencana melarikan diri ke luar kota. Tetapi bertemu oleh ibunya dan dinasihati untuk menyerahkan diri.

"Ibu awalnya tidak tahu kalau saya menjambret. Saya mau lari tapi kata ibu suruh menyerahkan diri," ungkap Wp.

Wp mengatakan bahwa dirinya sudah belasan kali melakukan penjambretan di wilayah Kota Yogyakarta. Namun penjambretan yang berhasil hanya di 10 TKP.

"Rencananya uang hasil menjambret untuk bayar utang orang tua saya. Sebagian lagi untuk bayar kos, beli baju dan foya-foya," urai Wp.

Akibat aksi penjambretan yang dilakukan oleh Wp dan Hf, korban Siti harus dirawat di rumah sakit. Siti mengalami patah tulang setelah terjatuh dari sepeda motor saat mempertahankan tas miliknya. Saat ini kedua tersangka ditahan di Polsek Pakualaman untuk pemeriksaan lebih lanjut.(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.