Din setuju TNI ikut berantas teroris asal tak melanggar HAM
Din setuju TNI ikut berantas teroris asal tak melanggar HAM. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin setuju pelibatan TNI dalam RUU Terorisme untuk memberantas sel-sel teroris di Indonesia. Namun dia mengingatkan agar dalam tugasnya untuk tidak melanggar HAM.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin setuju pelibatan TNI dalam RUU Terorisme untuk memberantas sel-sel teroris di Indonesia. Namun dia mengingatkan agar dalam tugasnya untuk tidak melanggar HAM.
"Ya silakan dilakukan dengan melibatkan TNI yang kita ketahui bisa menangani ini dengan profesional. Harus hati-hati jangan sampai melanggar HAM, jangan terjebak pada retreatisme jangan terjebak pada otorianisme," kata Din di Kompek DPR MPR , Jakarta, Rabu (31/5).
Sebab lanjut Din selama ini banyak teroris yang ditangkap dalam keadaan tak bernyawa. Sehingga tak bisa dicari tahu asal usul dan latar belakang tindakan teror yang dilakukan.
"Karena yang banyak selama ini semua berakhir dengan kematian jadi tidak bisa untuk mewawancarai pelaku karena tidak profesional. Coba lihat di luar negeri usahakan tangkap hidup-hidup biar kita tahu apa motif di belakangannya tetapi kalau sudah ditembak ya bagaimana," terang Din.
Karenanya dia sangat setuju bila TNI dilibatkan dalam pemberantasan teroris dengan catatan tidak dimanfaatkan untuk memberantas pihak yang tak disukai.
"Makanya saya setuju tapi jangan sampai dimanfaatkan untuk membasmi pihak yang kita tidak sukai," tukasnya.
Baca juga:
Din: Islam menolak terorisme karena kejahatan luar biasa
Soal kasus Rizieq, Din Syamsudin nilai tak ada kriminalisasi ulama
Mereka kecewa akan tuntutan Ahok, dari Buni Yani hingga MUI
Din Syamsuddin: Tuntutan Ahok cenderung membebaskan, ini berbahaya
Din Syamsuddin: Tuntutan Ahok cenderung membebaskan, ini berbahaya
Kumpulkan petinggi parpol, MUI minta perjuangkan umat Islam
Ketua Muhammadiyah: Umat Islam sangat kehilangan Kiai Hasyim