LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dikira Maling, Mahasiswi di Musi Rawas Ditembak Kakak Ipar

Dikira maling, seorang mahasiswi, Siti Khotimah (25) ditembak kakak iparnya sendiri menggunakan senapan angin. Pelaku langsung kabur setelah mengetahui orang yang ditembaknya adalah adik istrinya. Sedangkan korban dalam dalam kondisi kritis.

2019-11-17 14:32:00
penembakan
Advertisement

Dikira maling, seorang mahasiswi, Siti Khotimah (25) ditembak kakak iparnya sendiri menggunakan senapan angin. Pelaku langsung kabur setelah mengetahui orang yang ditembaknya adalah adik istrinya. Sedangkan korban dalam dalam kondisi kritis.

Peristiwa itu bermula saat korban baru saja tiba di rumahnya di Desa F Trikoyo, Kecamatan Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan, Sabtu (16/11) pukul 05.00 WIB. Korban pulang dari kampusnya di Palembang menggunakan mobil travel.

Korban menggedor pintu rolling door untuk dibukakan. Ternyata, tak ada satu penghuni rumah pun yang menjawab. Korban lantas mengulangi menggedor pintu itu dengan tangan.
Pelaku berinisial UT (30) yang mengira ada maling hendak membuka pintu rumahnya langsung mengambil senapan angin dan menembak ke arah depan. Tembakan itu menembus pintu dan mengenai bagian bawah dada korban.

Advertisement

Pelaku kaget bukan main melihat adiknya terkapar di depan pintu dengan luka akibat tembakannya. Korban dilarikan ke rumah sakit dan pelaku kabur.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengungkapkan, korban masih menjalani perawatan di RS Siloam Lubuklinggau akibat luka tembakan di bawah dada bagian kiri. Korban tak lain adalah adik ipar pelaku.

"Diduga pelaku mengira maling ternyata yang ditembaknya adalah adik iparnya sendiri," ungkap Suhendro, Minggu (17/11).

Advertisement

Polisi Buru Pelaku

Saat ini, kata dia, petugas tengah mencari keberadaan pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku diimbau segera menyerahkan diri agar memudahkan proses hukum.

"Untuk pelaku masih dalam pengejaran petugas di lapangan," pungkasnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.