Dikira buang air, kuli panggul ternyata asyik nyabu di toilet kapal
Dikira buang air, kuli panggul ternyata asyik nyabu di toilet kapal. Tersangka awalnya dicurigai warga karena cukup lama berada di toilet. Kecurigaan semakin bertambah setelah saksi mencium aroma asing seperti ganja atau sejenisnya.
Berdalih buat semangat kerja, seorang kuli panggul berinisial AY (30) mengonsumsi sabu dalam toilet kapal cepat saat bersandar di pelabuhan Boom Baru, Palembang. Pelaku tak bisa berkutik lagi saat petugas melakukan penggerebekan.
Tersangka awalnya dicurigai warga karena cukup lama berada di toilet. Kecurigaan semakin bertambah setelah saksi mencium aroma asing seperti ganja atau sejenisnya.
Saksi pun melapor ke petugas pelabuhan hingga sampai ke anggota Polsek Pelabuhan Boom Baru Palembang. Tanpa menunggu lama, pintu toilet dibuka paksa petugas dan mendapati tersangka sedang asyik menghisap sabu.
Barang bukti yang diamankan bong berikut sisa sabu, plastik klip kecil, kotak rokok. Setelah dites, urine tersangka positif mengandung zat metamfetamin.
Tersangka yang tinggal di Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, itu mengakui dirinya kerap menghisap sabu di toilet kapal cepat. Tempat itu dinilai paling aman dari pengawasan petugas pelabuhan maupun kepolisian karena dikira buang air besar.
"Sudah dua tahun ini sering pakai sabu di toilet kapal, tidak pernah ketahuan," ungkap tersangka AY di Mapolsek Pelabuhan Boom Baru Palembang, Jumat (30/9).
Tersangka berdalih, sabu sangat membantu dirinya dalam bekerja sebagai kuli panggul di pelabuhan. Barang haram itu dibelinya dari seseorang secara paket hemat antara Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
"Biar semangat kerja, nambah tenaga," kata dia.
Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwianto mengatakan, pelabuhan juga menjadi salah satu sasaran upaya pemberantasan narkoba karena disinyalir tempat strategis yang digunakan pemakainya. Hal ini untuk membuat nyaman dan aman penumpang.
"Untuk pengembangan, tersangka akan diperiksa Satres Narkoba Polresta Palembang. Pengawasan harus lebih ditingkatkan," tukasnya.
Baca juga:
Cerita ibu 3 tahun obral anak kandung pada selingkuhan hingga hamil
Pengiriman buaya hidup pakai JNE tujuan Palembang-Malang terbongkar
Korupsi anggaran pembangunan talud, mantan Kepala BPBD OKU dibui
Dibekuk karena narkoba, dalang Joko Edan gagal pentas malam 1 Suro
Peternak babi jual sabu meronta saat ditangkap, bikin polisi tertawa
Bunuh jutaan pecandu narkoba, Duterte samakan dirinya dengan Hitler