LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dikira bom, bungkusan isi ribuan pil Koplo ditemukan dekat Lapas Kediri

Petugas Lapas Kelas II A Kediri menemukan bungkusan berisi narkoba jenis double L sejumlah 4.890 butir di gang Branggang jalan menuju pos LP. Barang yang diduga akan dilempar ke dalam LP tersebut saat ini diamankan di Sat Resnarkoba Polresta Kediri.

2017-09-12 01:49:00
Kasus Narkoba
Advertisement

Petugas Lapas Kelas II A Kediri menemukan bungkusan berisi narkoba jenis double L sejumlah 4.890 butir di gang Branggang jalan menuju pos LP. Barang yang diduga akan dilempar ke dalam LP tersebut saat ini diamankan di Sat Resnarkoba Polresta Kediri.

Petugas LP yang awalnya mencurigai benda mencurigakan tersebut langsung menghubungi SPKT Polresta Kediri pada hari Minggu, 10 September 2017 sekitar pukul 21.30 Kemudian dilanjutkan menghubungi jihandak Brimob. Kemudian oleh tim jihandak barang temuan tersebut diamankan di mako Brimob dan dilakukan pemeriksaan.

"Ditemukan bungkusan berbentuk kotak dilapisi lakban warna coklat oleh petugas Lapas saat sedang kontrol di gang branggang, jalan menuju pos. Diperkirakan barang tersebut dilempar dari luar pagar. Selanjutnya oleh petugas lapas barang temuan tersebut dilakukan pemeriksaan dan setelah dibuka terlihat kabel serta baterai HP dan narkoba," kata AKP Siswandi, Kasat Resnarkoba Polresta Kediri, Senin (11/9).

Setelah dipastikan bungkusan tersebut berisi narkoba dan bukan bom, selanjutnya dibuka dan berisi jenis pil double L. Dari penghitungan 83 bungkus kecil, setiap bungkus berisi 60 butir sehingga total keseluruhan 4.980 butir.

Pil Koplo di Lapas Kediri ©2017 Merdeka.com/imam mubarok


Dalam bungkusan juga ditemukan satu buah charger HP merrk polytron warna hitam, satu kabel USB warna putih dan satu buah baterai HP merek Huawei.

"Selanjutnya sekitar pukul 02.00 WIB piket SPKT menghubungi piket Fungsi Satresnarkoba, personel piket mendatangi mako Brimob dan melakukan koordinasi serta mengamankan barang bukti dan melakukan upaya lidik dan mencari pelakunya," pungkas Siswandi.

Advertisement
(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.