LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Dihukum sekuat jam, Puspita tewas saat MOS di Bantul

Korban dihukum sekuat jam karena tidak mematuhi aturan.

2013-07-19 21:14:36
anak sekolah
Advertisement

Aninda Puspita (16), siswi SMK 1 Pandak Kabupaten Bantul, DIY yang baru mengikuti masa orientasi siswa (MOS) tewas usai menjalani hukuman yang diberikan mahasiswa. Korban dihukum sekuat jam karena tidak mematuhi aturan.

Korban yang merupakan warga Dusun Daleman, Kabupaten Bantul, DIY ini sempat dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS) untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, saat dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Bantul, nyawanya tak berhasil diselamatkan.

"Sekitar pukul 15.00 WIB seluruh siswa baru yang mengikuti MOS hari ke-5 dikumpulkan untuk latihan baris-berbaris. Setelah semua siswa baru masuk dalam barisan, dilakukan pemeriksaan kelengkapan untuk latihan baris berbaris. Ditemukan sekitar 20 siswa yang tidak mematuhi aturan yang ditertibkan, yaitu menggunakan baju T-Shirt," jelas Risky Sandi, salah satu panitia MOS SMK 1 Pandak sekaligus anggota OSIS di Bantul, Jumat (19/7).

Advertisement

Risky menceritakan, ke-20 siswa termasuk korban dihukum sekuat jam sebanyak 10 kali. Belum sampai hitungan ke-10, seluruh peserta diminta kembali ke barisan. Saat masuk ke dalam barisan korban tiba-tiba terjatuh dan pingsan.

"Saya sendiri yang menghukum korban dan belasan temannya untuk sekuat jam," aku Risky

Melihat kondisi itu, beberapa rekan korban dan panitia membawa korban ke ruang UKS dan melarikannya ke RS PKU Muhammadiyah Bantul. "Habis dibawa ke RS PKU Muhammadiyah saya tidak tahu apa yang terjadi. Namun beberapa saat ada kabar bahwa korban meninggal dunia," jelasnya.

Advertisement

Guru Olah Raga SMK 1 Pandak, Edi Sutoro mengatakan melihat korban pingsan dan dikerumuni temannya untuk ditolong. Edi mengaku belum mengetahui penyebab pasti pingsannya korban.

"Saya hanya lihat dari kejauhan saja ketika korban terjatuh dan langsung ditolong oleh beberapa temannya," ujarnya.

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.