LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Diguncang badai, penumpang KMP Ferry melahirkan di atas kapal

"Gara-gara badai itulah, dia jadi pusing dan merasa kesakitan seperti ingin keluar (melahirkan),".

2016-07-15 15:29:11
Kapal
Advertisement

Salah seorang penumpang, Yani melahirkan di dalam kapal KMP Ferry Teluk Singkil saat dalam pelayaran menuju Nias, Sumatera Utara, Kamis (14/7) dini hari, sebagai dampak guncangan akibat badai.

"Karena ada guncangan akibat ombak, maka dia langsung merasakan sakit dan mengatakan akan melahirkan. Alhamdulillah dia melahirkan dengan selamat setelah dibantu seorang bidan," kata Tety Lase, saudara Yani, di pelabuhan Ferry Singkil, Kamis (15/7).

Dia menjelaskan, saat berangkat dari Pelabuhan Singkil pada Rabu (13/7) pukul 22.00 WIB, cuaca baik-baik saja. Namun setelah dua jam perjalanan angin disertai hujan pun turun membuat kapal ditumpangi mulai goyang.

Advertisement

"Bahkan, kapal tersebut hampir terbalik karena dihantam ombak," beber Tety

Kapal akhirnya kembali ke Pelabuhan Singkil untuk menghindari terjadinya musibah.

Menurutnya, kapal semakin goyang membuat Yani semakin merasa pusing di dalam kapal.

Advertisement

"Gara-gara badai itulah, dia jadi pusing dan merasa kesakitan seperti ingin keluar (melahirkan)," katanya seperti dilansir dari Antara.

Lanjutnya, sekira pukul 03.00 WIB, dia tidak bisa lagi menahan sakit, akhirnya melahirkan seorang anak perempuan, dan dibantu oleh seorang bidan yang juga sebagai penumpang kapal tersebut.

Kemudian, setelah berhasil bersandar balik ke Singkil, Yani langsung dibawa ke Puskesmas Singkil untuk diberi perawatan intensif.

Di sisi lain Syahbandar Pelabuhan Singkil, Sorgia Purba mengatakan, sebelum keberangkatan ke Nias cuaca tidak ada masalah. Bahkan menurutnya, cuaca saat itu sangat layak untuk berlayar menuju Nias.

"Sebelum berangkat cuaca bagusnya, makanya kita izinkan kapal ini berangkat menuju Nias," terang Sorgia.

Namun, cuaca saat itu memang sulit diprediksi. Pihaknya baru mengetahui cuaca buruk ketika sekira satu jam perjalanan kapal dari Pelabuhan Singkil.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.