LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Digerebek bareng Arzetti, Dandim Sidoarjo kabarnya dibawa ke Jakarta

Informasi perkembangan kasus itu seperti sengaja ditutupi.

2015-10-27 16:26:09
Arzetti digerebek TNI
Advertisement

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Arzetti Bilbina Huzaimi Setiawan, kabarnya pada Minggu (25/10) digerebek saat sedang bersama Dandim Sidoarjo, Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya, di Hotel Arjuna, Lawang, Malang, Jawa Timur. Meski demikian, keduanya menyangkal berselingkuh dan cuma membahas masalah dana.

Selepas kejadian itu, keduanya langsung diamankan ke Markas Denpom Divif 2 Malang, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dan hingga kini, Rizeki belum dipulangkan ke Sidoarjo. Menurut sumber di internal Kodam V Brawijaya, kabarnya Rizeki dibawa ke Jakarta.

"Karena yang menangani langsung markas pusat. Di sini, kita tidak diberi kewenangan. Sejak ditangkap Minggu kemarin, mereka langsung dibawa ke Malang untuk pemeriksaan. Bahkan bisa jadi sekarang malah sudah dibawa ke Jakarta, diperiksa di sana," kata sumber itu kepada merdeka.com, Selasa (27/10).

Hanya saja, informasi perkembangan kasus itu sangat minim. "Jangankan kita (anggota), Kapendam (V Brawijaya) sendiri tidak akan berani memberi keterangan, karena sudah ditangani langsung oleh pusat," ujar sumber itu.

Penggerebekan antara politikus perempuan asal Daerah Pemilihan 1 (Surabaya-Sidoarjo) dengan Dandim Sidoarjo ini, juga dibenarkan Kadispenad TNI, Brigjen MS Fadhilah, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/10).

"Peristiwa benar, ada peristiwa itu, tetapi penjelasannya sementara (pertemuan) dalam rangka kedinasan. Sekarang sedang diproses dari pengakuan yang bersangkutan," kata Fadhilah kemarin.

Usai dipergoki berduaan, keduanya lantas dibawa ke Markas Denpom Divif 2 Malang, guna pemeriksaan lebih lanjut. "Kemarin siang pimpinan tidak tinggal diam. Kami masih dalami dan dahulukan asas praduga tak bersalah," ujar Fadhilah.

Sayangnya, hingga saat ini, belum diketahui secara pasti perkembangan dari kasus itu. Sebab, belum ada keterangan lagi dari pihak TNI terkait hasil penyidikan sementara.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.